Tutup Menu

Praktisi Hukum Alexius: Patutkah Ferdy Sambo Jadi Tersangka?

Selasa, 09 Agustus 2022 | Dilihat: 233 Kali
Praktisi Hukum Alexius Tantrajaya, SH, M.Hum - Irjen Ferdy Sambo
    
Pelapor : H. Sinano Esha

JAKARTA –Tabloidskandal.com ll Berkaitan dengan upaya mengungkap tuntas tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hubarat, atau disebut Brigadir J, Inspektur Jenderal (Irjen) Ferdy Sambo memang patut dan harus ditahan, atau diperiksa secara khusus di Mako Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Demikian disebutkan advokat senior Alexius Tantrajaya dalam keterangan tertulis yang diterima Redaksi Tabloidskandal.com, Senin (8/8/2022).

Menurut dia, sekalipun Ferdy Sambo belum ditetapkan sebagai tersangka, namun polisi berwenang menempatkannya secara khusus untuk proses pemeriksaan lebih mendalam. Apakah yang bersangkutan terlibat secara langsung atau tidak, dan patutkah ditetapkan jadi tersangka?

“Apalagi tragedi berdarah tersebut terjadi di rumahnya, di Komplek Polri kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, dan korban adalah ajudannya. Meski belum menjadi tersangka, dia (Ferdy Sambo) harus dilakukan penahanan,” papar Alexius.

Selain itu, lanjutnya praktisi hukum ini menegaskan, bahwa tindakan penahanan terhadap Ferdy Sambo merupakan ujian bagi Polri untuk menunjukan profesionalitas dan kemandirian sebagai aparat penegak hukum.

“Dengan pemeriksaan secara khusus, hasilnya dipastikan maksimal, sebagaimana diharapkan masyarakat. Setidaknya, tak muncul isyu yang menjadi bola liar, dan bisa dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk merusak cita Polri,” ujar Alexius.

Karena itu, advokat ini juga berharap, pemeriksaan terhadap mantan Kepala Divisi Profesi dan Keamanan (Kadiv Propram) Polri tersebut dapat mengungkap peristiwa tewasnya Brigadir J secara tuntas. Tidak ada yang ditutup-tutupi, dan hasilnya harus disampaikan kepada masyarakat secara transparan.

“Penyidik kasus polisi tembak polisi di rumah Ferdy Sambo tersebut harus mendapat perlindungan dari negara, karena tak tertutup kemungkinan muncul konflik kepentingan,” kata Alexius seraya menambahkan, maju atau dihentikan penyidikan, harus dijelaskan kepada publik.

Selain itu, tegasnya, dalam kontek penegakan hokum, kasus ini harus terbebas dari tekanan masyarakat. Tentunya, Tim Khusus bentukan Kapolri Listyo Sigit Prabowo bekerja secara professional, dan anti terhadap tekanan yang dating dari manapun.

Seperti diketahui, sejak tangga 6 Agustus 2022 Irjen Ferdy Sambo diamankan dan diperiksa oleh tim peyidik Mabes Polri di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Dijaga secara ketat, tak seorangpun dapat menjenguk, kecuali keluarga dan penasehat hukum

Penempatan tersebut, menurut Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri Irjen Dedi Prasetyo, terkait temuan Inspektorat Khusus (Irsus) atas beberapa bukti perihal dugaan Ferdy Sambo melakukan pelanggaran terkait tidak professional di dalam olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Oleh karena itu, yang bersangkutan langsung ditempatkan di tempat khusus di Mako Brimob Polri,” katanya, Sabtu (6/8/2022).
 

Dapatkan Info Teraktual dengan mengikuti Sosial Media TabloidSkandal.com