Sinetron “Celoteh Anak” Isi Kekosongan Produksi Film Anak
Senin, 23 Oktober 2023 | Dilihat: 690 Kali
Sutradara Ervin Salamandra - Produser Ines Thea (foto istimewa)
Tangerang, tabloidskandal – Di tengah gempuran film dan animasi anak-anak luar negeri (impor) yang tayang di banyak stasiun televisi swasta, TVRI Nasional berusaha menggalakan produksi Sinetron lokal, khususnya untuk usia anak SD dan SMP.
Salah satunya, adalah Sinetron “Celoteh Anak” yang dikerjakan oleh Production House (PH/rumah produksi) Inez Production milik Annes Sritulistiawaty, atau biasa disapa: Bunda Innez Thea. Tahap pertama akan ditayangkan sebanyak 13 episode cerita legenda dan dongeng.
Menurut Bunda Inez Thea, rumah produksinya sudah lama bekerja sama dengan pihak TVRI maupun teve swasta lainnya. Baik produksi untuk Sinetron, Talkshow, Reality Show, Variety Show dan lainnya.
“Rumah produksi saya belum sebesar lainnya, yang banyak produksi streaming televisi jangka panjang. Kondisi Inez Production masih merayap, tapi tetap eksis untuk urusan produksi. Kecil-kecilan saja lah, yang penting nggak fakum,” katanya kepada wartawan baru-baru ini, dan berkeyakinan upayanya itu suatu saat menjadi besar seperti lainnya.
Dikatakan, Sinetro anak bertajuk “Celoteh Anak” disutradarai Ervin Salamandra, sineas muda berbakat yang mulai banyak mengerjakan proyek streaming di beberapa stasiun televisi.
“Kerja sama dengan Ervin bukan ini kali saja, pada bulan puasa tahun lalu saya dan dia mengerjakan reality show bertajuk “Berkah Tadarus Ramadhan” untuk tayangan TVRI. Mengingat acara itu diterima pemirsa, untuk selanjutnya penggarapan produksi saya serahkan kepadanya,” jelas Inez.
Dongeng Milenial
Sementara itu, Ervin Salamandra mengaku belum secara khusus menggarap produk Sinetron usia anak SD dan SMP. Apalagi kaitannya dongeng atau legenda dengan talen anak-anak. Masih sebatas talen usia anak pada drama remaja atau dewasa.
“Pada saat masih co. sutradara, saya pernah mengarap talen anak-anak dalam drama dewasa. Secara psikologis, ternyata pendekatan sama anak-anak lebih seru,” katanya kepada wartawan, baru-baru ini.
Menurut Ervin, mengarahkan talen seni peran anak-anak jauh lebih mudah sebagaimana apa yang ada diimajinasinya. Khususnya untuk mereka yang punya bakat besar.
Terkait dengan Sinetron “Celoteh Anak,” produk ini merupakan bagian dari upaya mengembangkan tontonan anak-anak yang mulai berkurang di televisi.
“Anak-anak setiap hari dijejali film-film animasi di banyak stasiun televisi. Yang menayangkan Sinetron atau film genre usia anak, bisa dihitung jari. Tidak banyak. Dan ketika saya ditawari garap Sinetron anak sama Bunda Inez, saya langsung menerima. Kebetulan saya suka anak-anak,” paparnya.
Dijelaskan, Sinetron “Celoteh Anak” berisi tentang legenda dan dongeng rakyat Indonesia dan negar lain. Seperti kisah tentang Kabayan (Sunda/Jabar), Putri Mandalika (NTB/Lombok), Si Pahit Lidah dan Si Mata Empat (Sumsel), Pangeran Amat Mude (Aceh), Bawang Merah, Bawang Putih (Riau), Sangkuriang (Sunda/Jabar), Malin Kundang (Sumbar), Jampang (Betawi/Jakarta), Ali Baba (Timur Tengah) dan lainnya.
Meskipun dongeng dan legenda, lanjutnya, penggarapannya disesuaikan selera anak-anak era melenial saat ini. Formatnya seperti reality show, ada sosok pembawa acara (host) yang mengarahkan jalannya cerita. Atau bisa dikatakan sebagai pendongeng.
“Sinetron ini saya kemas secara kekenian, sehingga nantinya jadi tontonan menarik, dan anak-anak dijamin nggak jenuh. Ya, sebut saja dongeng melenial,” ungkap Ervin.
Mengingat Sinetron ini dari anak untuk anak, karena itu dibutuhkan belasan pemain usia anak-anak yang memiliki bakat seni peran yang baik. Karena itu, Inez Production mencari bakat seni peran anak usia SD dan SMP melalui uji pemilihan peran (casting). Puluhan anak tercatat mencoba kemampuan bakatnya.
Dari sekian banyak pilihan talen anak-anak, ada lima belas yang dianggap cakap untuk memainkan “Celoteh Anak”. Di antaranya:
Aryanti, Ersa, Cindy, Erlan, Rafael, Andhika, Arya, Nadin, Japira, Loly, Jaena, Jaeni, Nabita, Kaesa dan Ayira.
“Menurut saya, talen anak-anak di “Celoteh Anak” bakatnya luar biasa. Mereka bakal menjadi besar, mengganti pemeran yang sudah sepuh di negeri ini. Sinetron ini mulai syuting pada 25 Oktober 2023,” pungkas Ervin. (Ajie)