Tutup Menu

Adakah Kepedulian Pemerintah? Wali Murid Keluhkan Pelaksanaan PCMB SPMB 2026 di Kota Cirebon

Kamis, 11 Juni 2026 | Dilihat: 20 Kali
    
Tabloidskandal.com – Kota Cirebon || Sejumlah orang tua calon peserta didik baru di Kota Cirebon mengaku resah dengan pelaksanaan Program Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 untuk jenjang SMA dan SMK. Kebijakan baru yang diterapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tersebut dinilai masih menimbulkan banyak kebingungan di tengah masyarakat, khususnya terkait mekanisme pemetaan dan hasil yang ditampilkan oleh sistem.

Keluhan datang dari sejumlah wali murid yang mengaku kesulitan memperoleh informasi yang jelas mengenai proses pemetaan, peluang diterima di sekolah tujuan, hingga mekanisme lanjutan setelah hasil pemetaan diumumkan. Kondisi ini memunculkan berbagai pertanyaan dan spekulasi di kalangan masyarakat terkait transparansi sistem yang digunakan.

Beberapa orang tua bahkan mempertanyakan adanya dugaan ketidaksesuaian hasil pemetaan dengan kondisi riil yang mereka alami. Mereka berharap pemerintah dapat memberikan penjelasan yang lebih rinci dan mudah dipahami agar tidak menimbulkan keresahan serta kesalahpahaman di tengah proses penerimaan peserta didik baru.

Saat melakukan koordinasi dengan Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah VI, sejumlah orang tua mengaku belum mendapatkan penjelasan yang memuaskan. Menurut informasi yang mereka terima, mekanisme pemetaan sepenuhnya diatur oleh sistem yang dikelola Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, sehingga pihak KCD memiliki keterbatasan dalam memberikan penjelasan teknis secara mendalam.

Berdasarkan informasi resmi Dinas Pendidikan Jawa Barat, PCMB merupakan tahapan baru dalam SPMB 2026 yang bertujuan memetakan peluang calon murid berdasarkan sejumlah indikator, seperti domisili, nilai rapor, prestasi, jalur pendaftaran, dan kuota sekolah. Hasil pemetaan tersebut menjadi gambaran awal bagi calon murid sebelum mengikuti tahapan pendaftaran resmi.

Meski demikian, masyarakat berharap pemerintah daerah maupun Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dapat meningkatkan sosialisasi dan membuka ruang komunikasi yang lebih luas agar seluruh orang tua siswa memperoleh pemahaman yang utuh mengenai sistem yang diterapkan. Kejelasan informasi dinilai sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap proses penerimaan peserta didik baru yang objektif, transparan, dan akuntabel.

Para orang tua juga berharap seluruh proses SPMB 2026 dapat berjalan dengan adil dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh calon peserta didik untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas sesuai dengan cita-cita pemerintah dalam menciptakan generasi yang unggul dan berdaya saing.

Fajar Soleh

 

Dapatkan Info Teraktual dengan mengikuti Sosial Media TabloidSkandal.com