Tutup Menu

Dinas PUPR Kota Tangerang Atasi Genangan Air

Rabu, 20 April 2022 | Dilihat: 42 Kali
Di beberapa lokasi Kota Tangerang kerap tergenang air pasca diguyur hujan deras, dengan ketinggian antara 20 hingga 40 sentimeter. Hal itu akibat tersumbatnya drainase oleh sampah. (foto istimewa)
    
Pelapor : Fachmi Maulana
Editor   : H. Sinano Esha


KOTA TANGERANG –Tabloidskandal.com ll Sedikitnya 150 pekerja dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang dikerahkan di sembilan lokasi sumber genangan air untuk memperbaiki drainase bermasalah. Beberapa unit perangkat penyedot air (pompa portable) disertakan. Hal itu dilakukan pada 17 Maret 2022.  

Seperti diketahui, beberapa lokasi di Kota Tangerang kerap tergenang air pasca diguyur hujan deras. Air setinggi antara 20 hingga 40 sentimeter dipastikan menggenangi seputar wilayah Kecamatan Larangan, Kecamatan Ciledug, dan Kecamatan Karang tengah.

“Sekitar 150 petugas diterjunkan untuk tanggap menangani genangan air,” kata Ruta Ireng Wicaksono, Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang.

Dia menjelaskan, para pekerja memperbaiki saluran air bermasalah di sembilan lokasi rawan genangan air hujan. Dalam waktu singkat, pekerjaan mereka berhasil mengatasi genangan, dan kini kondisi drainase kembali pulih atau normal, sehingga masyarakat bisa beraktivitas.

“Pompa portable juga kami kerahkan secara maksimal, sementara rumah-rumah pompa tetap disiagakan dan aktif sebagaimana dibutuhkan pada kondisi di wilayah tersebut,” ujar Ruta.


Persoalannya klasik, drainase tersumbat sampah yang dibuang bukan pada tempatnya (foto istimewa)

Menurut dia, pekerjaan yang dilakukan di setiap jalan raya, dipastikan terjadi masalah kemacetan kendaraan. Di mana, saat petugas melakukan penyedotan atau pembersihan drainase, akan mengganggu arus lalu lintas di seputar lokasi.

“Genangan air masih aman tertangani. Persoalannya klasik, drainase tersumbat sampah yang dibuang bukan pada tempatnya,” keluhnya terkait berserakannya sampah di sepanjang jalan raya akibat ulah orang tak disiplin dengan kebersihan lingkungan.

Berkaitan dengan banyaknya sampah, lanjut Ruta, proses pembersihan drainase dan pengangkutan sampah, Dinas PUPR bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tangerang.

Diingatkan, dalam kondisi genangan yang terjadi beberapa hari belakangan ini, tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab satu atau dua pihak saja. Tapi, tanggung jawab bersama antara Pemerintah Kota Tangerang, stakeholder terkait, termasuk melibatkan masyarakat setempat.

Pada bagian lain Ruta menegaskan, bahwa membuang sampah bukan pada tempatnya, akan menimbulkan genangan air. Hal itu lantaran tersumbatnya saluran air, atau drainase.

“Genangan ataupun banjir bisa terjadi di mana-mana. Jadi, hayo kita mesti lebih peduli untuk membuang sampah pada tempatnya,” pungkas Ruta. (fahmi/adv)

 

Dapatkan Info Teraktual dengan mengikuti Sosial Media TabloidSkandal.com