Tutup Menu

Menko Marves Luhut: Bali Harus Bersih Dari Sampah

Minggu, 27 Februari 2022 | Dilihat: 69 Kali
Luhut Meninjau Percepatan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Padangsambian Kaja, Denpasar Barat (foto istimewa)
    
Pelapor : Soni Bali
Editor   : H. Sinano Esha

DENPASAR –Tabloidskandal.com ll  Jika penanganan dan pengelolaan berjalan dengan baik dan lancar, diharapkan pada Oktober atau Desember 2022 Bali atau khususnya Denpasar harus bersih dari persoalan sampah. Dan produk daur ulangnya akan berdampak kepada penghasilan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masyarakat setempat.

Demikian dikatakan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan ketika meninjau percepatan penangan sampah di tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) Padangsambian Kaja, Denpasar Barat, dalam kunjungan kerjanya memantau persiapan penyelenggaraan Konverensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 tahun 2022 di Bali, Jumat (25/2/2022).

Pada kesempatan itu Luhut didampingi Gubernur Bali Wayan Koster, Walikota Denpasar IGN Jaya Negara, Sekretaris Daerah Kota Denpasar IB Alit Wiradana, Kapolda Bali Irjen Pol  Putu Jayan Danu Putra, Dandim 1611/Badung Kolonel Inf. Dody Triyo Hadi, dan unsur pemerintahan lainnya.

“Kita mau buat Bali bersih, di mana nanti akan dibuat tiga TPST di Denpasar. Pertama di Desa Padangsambian Kaja, lanjut di Tahura Ngurah Rai, dan Kesiman Kertalangu. Diharapkan mampu menampung sedikitnya 820 ton sehari untuk diolah,” papar Luhut.


Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan didampingi Gubernur Bali Wayan Koster, Walikota Denpasar IGN Jaya Negara, Sekretaris Daerah Kota Denpasar IB Alit Wiradana, Kapolda Bali Irjen Pol  Putu Jayan Danu Putra, Dandim 1611/Badung Kolonel Inf. Dody Triyo Hadi (foto istimewa)

Selain TPST, lanjutnya, pemerintah sudah membangun beberapa tempat pengolahan sampah reduce-reuse-recycle (TPS3R) pada tahun ini juga di Denpasar.

“Taget rampung bulan Juli, dan diharapkan bisa beroperasi Agustus 2022,” ujar Luhut.

Pada kesempatan itu, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan, pihaknya akan membangun tiga unit TPST yang berada di Desa Padangsambian Kaja, Tahura Ngurah Rai dan Kesiman Kertalangu, dengan menyiapkan lahan 4 hektar dimana pembangunannya akan dibantu oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Yakni, TPST Padangsambian Kaja dibangun di atas lahan seluas 80 hektar. Dalam satu hari bisa menyerap sampai 120 ton sampah, dan bisa melayani 120 ribu jiwa atau 30 ribu KK,” kata Jaya Negara kepada wartawan, Jumat (25/2/2022).

Menurut dia, saat ini TPA Suwung kondisinya sudah  melebihi kapasitas, tidak bisa lagi digunakan sebagai lokasi pembuangan sampah. Untuk mengatasi masalah sampah jelang KTT G20, Pemerintah Kota Denpasar terus menggenjot pembangunan tiga unit tempat TPST.  Pengolahannya adalah Refuse Derived Fuel (RDF), dibangun tahun ini  dan direncanakan beroperasi pada bulan Agustus atau September tahun 2022. Sebelum pelaksanaan KTT G20 pada 30-31 Oktober 2022.

Sementara Dandim 1611/Badung Kolonel Inf. Dody Triyo Hadi yang turut mendampingi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, selain memantau lokasi pelaksanaan KTT G20 tahun 2022, pengolahan sampah, juga meninjau penataan kawasan konservasi hutan mangrove (bakau) di Tahura, Ngurah Rai.

 

Dapatkan Info Teraktual dengan mengikuti Sosial Media TabloidSkandal.com