Tutup Menu

Pengairan Pertanian, Pembangunan Balai Pertemuan Hingga Perbaikan Jalan, Warga Titipkan ke Rovik

Kamis, 03 September 2026 | Dilihat: 15 Kali
    
Ambon – Tabloidskandal.com || Jantung Pertantian dan Holtikultura di Kota Ambon, Provinsi Maluku harus dijaga melalui program pemerintah baik melalui intervensi kebijakan langsung atau Pokok Pikiran Prioritas Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang secara spesifik diatur dalam Pasal 104 dan 108. Secara teknis, tugas DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat (konstituen) dijabarkan dalam Permendagri Nomor 86 Tahun 2017. 

Untuk menjaga kesinambungan supply hasil pertanian dan perkebunan untuk memenuhi kebutuhan dan permintaan pasar di Kota Ambon, Anggota DPRD Provinsi Maluku Dapil Kota Ambon, Rovik Akbar Afifudin turun melakukan reses ke sejumlah dusun di Desa Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon-Baguala, Kota Ambon.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mendatangi masyarakat Dusun Karanjang,  Talaga Pangi, Air Ali dan Taeno Atas. Kunjungan Dapil untuk melaksanakan tugas Reses sebagaimana ketentuan perundang-undangan untuk mendengar dan menyerap langsung aspirasi ‘akar rumput’.

Dihadapan masyarakat, Rovik menegaskan, situasi perekonomian nasional sangat berdampak terhadap kebijakan pemberdayaan dan pembangunan infrastruktur dan sarana pendukung pertanian bagi masyarakat. Meski begitu, kehadiranya tidak dengan ‘tangan kosong’. Rovik menyerahkan bantuan bibit kepada petani Dusun Karanjang.

“Memang situasi nasional saat ini membuat kita semua harus sabar. Problem ini bukan hanya terjadi di Maluku, tetapi hampir semua daerah. Namun, ada juga beberapa program yang dititipkan tahun lalu telah ditindak lanjuti dan mulai dirasakan bapak ibu sekalian. Kali ini saya datang untuk melapokran apa saja yang telah saya kerjakan dan akan kembali mendengar apa yang ingin disampaikan bakap ibu sekalian,” kata Rovik, Rabu (2/9/2026).

Konstituen yang ditemui mengeluhkan persoalan pengairan. Sebagai masyarakat yang menggantungkan hidup dan perekonomian pada pertanian, pasokan air yang stabil menjadi penting. Dengan kondisi kemarau akibat perubahan cuaca ekstrem dan dampak elnino membuat Kota Ambon, dan Provinsi Maluku mengalami kekeringan.

“Insya Allah air yang dikeluhkan akan saya tindak lanjuti. Memang kondisi cuaca ekstrem dampak elnino dirasakan seluruh masyarakat di Maluku. Ini juga menjadi catatan penting bagi saya. Tetapi, situasi seperti ini mari kita sama-sama berikhtiar agar kebutuhan air terhadap pertanian bisa terjawab dengan baik,” timpalnya.

Usai menjumpai masyarakat Dusun Karanjang, Rovik kembali bergerak menemui ratusan warga yang merupakan konstituen politiknya di Dusun Talaga Pangi. Kehadiran Rovik disambut meriah. Rovik, bagi masyarakat bukan orang yang baru datang untuk bertemu dan menyerap aspirasi masyarakat untuk diperjuangkan. Tetapi, jejak pengabdian kepada rakyat tidak bisa dihitung dengan jari. 

Sebagaimana Reses umunya, aspirasi yang disampaikan masyarakat akan mendapat atensi berupa jawaban yang memberikan arah kejelasan terhadap harapan rakyat atau penjelasan secara rinci terkait satu persoalan. 

Ditengah penantian masyarakat untuk pembangunan Balai Pertemuan Dusun Telaga Pangi akibat lahan yang akan digunakan untuk pembangunan merupakan aset Pemkot, Rovik mengaku akan bersama-sama untuk membantu warga berkoordinasi dengan Pemerintah kota Ambon. 

Selain itu, Rovik juga memastikan untuk berkonstribusi dalam pembangunan tersebut dengan menyumbangkan 60 sak semen.

“Soal tanah itu milik Pemkot, saya dengan Bapak Ta selaku Wakil Rakyat Kota Ambon akan coba berkoordinasi. Proposal bantuan yang sudah di Kesra Pemprov silahkan pantia urus, jika mentok hubungi saya. Karena saya tidak ingin bekerja dipenghujung proses. Saya mau dari awal, biar tidak ada yang mengklaim pekerjaan yang saya dan kalian lakukan,” kata Rovik. 

Selain itu, Rovik juga meresmikan Air Bersih yang merupakan Pokir yang diperjuangkan tahun lalu kepada masyarakat Dusun Telaga Pangi. Menariknya, pada kunjungan di Dusun Taeno Atas, Rovik menerima banyak sekali masukan masyarakat. Masukan yang disampaikan berkaitan dengan akses dan sarana vital untuk mobilitas barang dan manusia. 

Warga meminta agar jalan di kawasan Taeno Atas yang sudah rusak parah bisa diatasi. Problemnya, saat ini, kata Rovik menanggapi aspirasi masyarakat adalah kondisi keterbatasan anggaran daerah akibat kebijakan efisiensi pemerintah pusat. 

Meski begitu, Rovik memiliki tekad bulat untuk menuntaskan amanah masyarakat itu. Bahkan dihadapan masyarakat Rovik mengaku akan berkoordinasi dengan Walikota Ambon untuk sama-sama menyelesaikan persoalan yang telah lama dialami masyarakat.

Rovik menjelaskan kepada masyarakat bahwa jalan yang menghubungkan masyarakat Taeno dengan Desa Wakal dan Kota Ambon sebagian statusnya masuk Pemerintah Kota. Untuk yang menjadi status Pemprov Maluku terutama dikawasan pemukiman warga akan diusulkan masuk dalam APBD perubahan atau murni.

“Persoalan jalan ini sangat penting. Terutama soal mobilitas barang hasil pertanian atau kebutuhan warga dari Kota Ambon. Selain itu juga soal keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Saya akan berkoodinasi dengan Walikota Ambon. Biar Pemkot kerja dari arah bawah dan saya selesaikan di dalam kampung,” sebut Rovik disambut gemuruh tepuk tangan warga.

Rovik menegaskan akan fokus untuk menyelesaikan jalan, soal keluhan lainnya akan disesuaikan.

” Jalan adalah kebutuhan wajib bagi saya untuk diselesaikan. Yang lain kita sesuaikan. Saya pastikan bahwa dari semua yang disampaikan paling tidak ada yang direalisasikan. Karena memang kondisi saat efisiensi yang membatasi daerah untuk membiayai program pembangunan dan pemberdayaan,” ucapnya.

Selain Reses di Bukit Barisan, Rovik juga melakukan kunjungan Dapil dan serap aspirasi di Lingkungam  Satu, Galunggung, Desa Batumerah dan Air Salobar, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.

Agenda Reses Rovik Akbar Afifudin dari Dapil Kota Ambon dilakukan selama 5 hari, sejak 30 Agustus Sampai 3 September. 

(Ulin)

Dapatkan Info Teraktual dengan mengikuti Sosial Media TabloidSkandal.com