,
18 Februari 2020 | dibaca: 1664 Kali
Pidsus Iqbal Sidak Pembangunan Dana  Desa Megang  Sakti 3
noeh21
Kasi Pidsus (kanan) bersama Ketua BPD Megang Sakti

Skandal Musi Rawas

Pidana Khusus (Pidsus) M Ikbal bersama tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau melakukan Sidak Pembangunan Lorong dan ruko di Desa Megang Sakti 3, Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Musi Rawas, Selasa, 18/2. Pembangunan tersebut menggunakan Dana Desa (DD). 

Ketua BPD Megang Sakti 3, Cik Mas membenarkan bahwa tim penyidik Kejari Lubuklinggau datang ke desa ya meninjau langsung pembangunan jalan atau lorong-lorong desa dan bangunan ruko di tahun 2019.

“Ya, penyidik Kejari datang ke Desa Megang Sakti 3 untuk meninjau pembangunan lorong dan ruko yang menggunakan dana desa (DD),” sebutnya.

Menurut Cik Mas, Bangunan ruko itu dulunya kantor BPD yang dibongkar, lalu dibangun ruko, dibangun tahun lalu sekitar bulan September 2019. "Sementara untuk jalan/lorong, saya tidak tahu karena waktu itu belum menjabat Ketua BPD," akunya.

“Kades Tusiman tidak berada di tempat, Kades sedang berada di Provinsi Lampung. Saya diminta oleh penyidik Kejari untuk melihat lokasi ke Skandal Musi Rawas Pidana Khusus (Pidsus) M Ikbal bersama tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau melakukan sidak pembangunan lorong dan ruko di Desa Megang Sakti 3, Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Musi Rawas, yang pembangunannya menggunakan dana desa (DD). Selasa (18/2).

Ketua BPD Megang Sakti 3, Cik Mas, membenarkan bahwa tim penyidik Kejari Lubuklinggau datang ke desa nya meninjau langsung pembangunan jalan atau lorong-lorong desa dan bangunan ruko di tahun 2019.

“Ya, penyidik Kejari datang ke Desa Megang Sakti 3 untuk meninjau pembangunan lorong dan ruko yang menggunakan dana desa (DD),” sebut nya.

Lanjut Cik Mas, setahu saya kalau bangunan ruko itu dulunya kantor BPD yang dibongkar kemudian dibangun ruko. Ruko tersebut dibangun tahun lalu sekitar bulan September 2019. Sementara untuk jalan/lorong Saya tidak tahu karena waktu itu belum menjabat Ketua BPD.

“Kades Tusiman tidak berada di tempat, Kades sedang berada di Provinsi Lampung. Saya diminta oleh penyidik Kejari untuk melihat lokasi ke dua bangunan tersebut,” tutur Cik Mas. tersebut,” tutur Cik Mas.

"DPD  JPKP Mura ,"  Sancik Kami sangat mengapresiasi atas tindak sigap Team Pidsus Kejaksaan Negeri lubuklinggau  menindaklanjuti Laporan Organisasi JPKP terkait dugaan Pungli Program Prona tahun 2017 dan dugaan Korupsi Keuangan Desa Megang Sakti 3 (Dangku) tahun 2018/2019 yang diduga dilakukan oleh Oknum kepala Desa dan Oknum Perangkat Desa Megang Sakti 3 (Dangku) serta kami mengharapkan dalam perihal ini dapat di proses secara prosedur hukum yang berlaku agar menjadi pelajaran dan menjadi efek jera bagi Oknum-oknum  Pemerintah yang menyalagunakan wewenang jabatan sehingga dapat merugikan masyarakat dan merugikan keuangan negara serta dapat mempengaruhi perekonomian daerah khususnya daerah kabupaten Musi Rawas.

Tusiman kepada Skandal via seluler beberapa waktu lalu (25/01/20) mengatakan untuk BPD sudah damai ,bukti tertulis ada, salah satu niat baik, yang  dibenarkan Ahmadi namun disayangkan Tusiman, hari ini Selasa (18/02/2020) Tabloiskandal Konpirmasi terkait turunnya tim pidsus Kejari kedesa Megang Sakti 3 SMS ditelepon tidak mendapat jawaban .

Kadis DPMD Mura ketika Skandal Konfirmasi melalui selulernya belum lama ini menyebutkan, mengutip keterangan Tusiman,  dirinya  yang dirugikan.

"Tapi sudahlah saya tidak mau banyak masalah dan jangan dibesar-besarkan lah," ujarnya. 

ketika ditanyakan bagaimana bila Sancik melapor ke pihak hukum? "Apa boleh buat  kalau itu maunya Sancik saya terima dan saya tidak tinggal diam,"  jawabnya. 

Sementara Kajari Lubuklinggau,Zairidah SH, melalui kasi pidsus Muhammad Iqbal SH kepada Senin (27/01/2010) membenarkan laporan DPD JPKP Mura sudah masuk. Pihak kejari Akan mempelajari dan menindak lanjuti sesuai ketentuan dan tindak-lanjut keseriusan pihak Kajari terkait dana desa dan permasalahannya, menurut Iqbal Selasa(18/02/20 ) via WhatsApp Iya sudah cek lapangan untuk PRONA Kasi Intel jawabnya,bersamaan dengan ini Kasi Intel dihubungi selulernya mengatakan nanti saya bel balik ucapnya pada media ini  ditempat terpisah Kapolres Musi Rawas melalui. 

Kasubbag Humas Polres Mura (18/02)vWhatsAppnya, AKP Madroji Doma b. Kepada Skandal pihaknya Kajari sudah turun kelapangan terkait dana desa PRONA dan permasalahannya Desa Megang sakti 3..mhn tanggapannya  lebih jelas lagi dg Kapolsek Megang Sakti,  soalnya dia yg punya wilayah🙏dan pihak Kapolsek Ipda Purwono untuk menghubungi Pak Ngadiran pihak Tipikor Polres Mura Ngadiran dihubungi belum berhasil. (Ed)
Berita Terkait
Berita Lainnya