Tabloidskandal.com – Banjarbaru ||Rapat Koordinasi Forum Peningkatan Konsumsi Isu pemenuhan gizi masyarakat kembali menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Salah satunya melalui peningkatan konsumsi ikan yang dinilai strategis, terutama bagi kelompok rentan seperti balita dan ibu hamil.
Hal ini mengemuka dalam Rapat Koordinasi Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (FORIKAN) yang digelar Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel. Kegiatan tersebut menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam mendorong budaya makan ikan di tengah masyarakat.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel, Rusdi Hartono, menyebut konsumsi ikan bukan sekadar pola makan, tetapi bagian dari upaya jangka panjang meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Advertisement
“Ikan merupakan sumber protein hewani penting untuk pertumbuhan anak dan kesehatan ibu hamil. Ini menjadi kunci dalam mencegah masalah gizi,” ujarnya, Senin 13 April 2026.
Data menunjukkan, tingkat konsumsi ikan masyarakat Kalsel pada 2025 mencapai 37,78 kg/kapita/tahun, melampaui rata-rata nasional 26,08 kg/kapita/tahun. Meski demikian, upaya peningkatan tetap diperlukan agar manfaatnya merata di seluruh lapisan masyarakat.
Advertisement
Selain itu, posisi Kalsel dalam indikator konsumsi ikan rumah tangga juga mengalami kenaikan, dari peringkat ke-15 menjadi ke-13 secara nasional. Namun, capaian ini masih menyisakan tantangan dalam pemerataan konsumsi, khususnya di daerah tertentu.
Pemerintah pun terus mendorong program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) melalui edukasi dan sosialisasi yang menyasar pelajar, calon pengantin, hingga ibu-ibu posyandu.
(Sumbet MC Kalsel )