Tutup Menu

Resmikan Kantor Perumda Panca Karya, Gubernur Dorong PAD dan Lahirkan Inovasi

Jumat, 30 Januari 2026 | Dilihat: 17 Kali
    
Tabloidskandal.com - Ambon || Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa meresmikan penggunaan Gedung Kantor Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Panca Karya yang berlokasi di Jalan Dr. Setiabudi, Kelurahan Ahusen, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Jumat (30/1/2026). 
 
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Gubernur, disaksikan jajaran Direksi dan Dewan Pengawas Perumda Panca Karya serta para tamu undangan lainnya. 
 
Direksi Perumda Panca Karya terdiri dari Rany Tualeka (Direktur Utama), Maya Kailola (Direktur Keuangan), dan Syaifuddin Go (Direktur Operasional dan Pemasaran). Sementara Dewan Pengawas, Ayu Hindun Hasanussi, dengan anggota Jhony Wattimena dan Oyang Petrusz. 
 
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Direksi dan Dewan Pengawas yang diwakili Jhony Wattimena juga menyerahkan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2026 serta Rencana Bisnis Lima Tahun kepada Gubernur Maluku. Selain itu, dilakukan pula peluncuran sistem digitalisasi Perumda Panca Karya, meliputi e-Tiket BN 02, sistem keuangan, dan sistem absensi.
 
Gubernur Hendrik Lewerissa dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas peresmian kantor baru sekaligus peluncuran digitalisasi sistem pelayanan sebagai bagian dari upaya memperkuat kelembagaan BUMD dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
 
“Peresmian ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi simbol semangat baru, komitmen baru, dan kesiapan Perumda Panca Karya untuk tampil sebagai perusahaan daerah yang semakin solid dan profesional, sekaligus menjadi mesin utama dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah,” ujar Gubernur.
 
Ia menegaskan, penggunaan gedung baru ini juga menjawab kebutuhan organisasi akan ruang kerja yang lebih representatif. Dengan fasilitas yang lebih memadai, Perumda Panca Karya diharapkan mampu menjalankan perannya secara maksimal sebagai perusahaan milik rakyat Maluku dan memberi manfaat signifikan bagi pemerintah daerah.
 
“Saya berharap kantor ini dijadikan sebagai rumah bersama, tempat berkolaborasi, bertukar ide, dan melahirkan inovasi demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta memberikan kontribusi nyata bagi rakyat Maluku,” katanya.
 
Gubernur juga menilai peluncuran sistem digitalisasi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas perusahaan, sekaligus memudahkan manajemen dalam memantau kinerja dan kehadiran pegawai secara real-time.
 
“Ke depan, tantangan dunia usaha semakin kompleks. Karena itu, sinergi, kolaborasi, dan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci untuk mendorong iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif,” tambahnya.
 
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Panca Karya, Rany Tualeka, menyebut peresmian gedung kantor baru sebagai momentum bersejarah dan membanggakan, tidak hanya bagi manajemen dan pegawai, tetapi juga bagi Pemerintah Provinsi Maluku sebagai pemilik badan usaha.
 
Ia menjelaskan, gedung lama Perumda Panca Karya yang berdiri sejak 1963 dan terakhir direnovasi pada 1996 sudah tidak lagi layak digunakan, baik karena faktor usia bangunan maupun kondisi yang kerap terdampak banjir serta tidak mampu menunjang kebutuhan organisasi yang terus berkembang.
 
“Melalui dukungan penuh Pemerintah Provinsi Maluku, khususnya melalui Perda Nomor 3 Tahun 2020 tentang Penyertaan Modal Daerah, pembangunan gedung kantor ini dapat direalisasikan,” jelas Rany.
 
Pembangunan gedung dimulai dengan pembongkaran bangunan lama pada 24 Oktober 2020 dan dilaksanakan dalam dua tahun anggaran, yakni 2020 dan 2021. Gedung tersebut selesai dibangun pada 9 Desember 2021 dan dilengkapi sarana prasarana pendukung hingga Agustus 2022.
 
Gedung baru dengan luas sekitar 1.304 meter persegi ini tampil modern dan representatif, menjadi pusat aktivitas kerja bagi sekitar 260 pegawai, dengan kurang lebih 70 pegawai administrasi yang beraktivitas setiap hari.
 
Rany juga mengungkapkan bahwa dalam kurun waktu sekitar empat bulan masa kerja Direksi dan Dewan Pengawas yang baru, kinerja perusahaan mulai menunjukkan peningkatan, khususnya di sektor transportasi penyeberangan.
 
“Saat ini enam armada feri telah beroperasi, meningkat dari sebelumnya yang hanya satu armada. Insya Allah hingga akhir Maret 2026, seluruh sembilan armada feri Perumda Panca Karya akan siap beroperasi penuh untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi Maluku,” ungkapnya.
 
Sebagai penutup, Rany menegaskan Perumda Panca Karya masih memerlukan dukungan penguatan permodalan agar proses pemulihan perusahaan dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan. Ia berharap dukungan Pemerintah Provinsi Maluku dan DPRD melalui kebijakan penyertaan modal daerah dapat terus diberikan.
 
“Kami berkomitmen menjaga amanat ini sebaik-baiknya dan menjadikan Perumda Panca Karya sebagai BUMD yang sehat, mandiri, berdaya saing, serta memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Maluku,” pungkasnya. (ulin)

Dapatkan Info Teraktual dengan mengikuti Sosial Media TabloidSkandal.com