,
12 Juni 2020 | dibaca: 1161 Kali
SPBU No 14283691 Jual BBM Subsidi ke Puluhan Jerigen
noeh21

Risu, Skandal

Sebuah SPBU Ukui 2 No 14283691 di daerah Desa Ukui 2, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan Jalan Lintas Timur, kedapatan mengisi puluhan jerigen ke konsumen.

Peristiwa itu tertangkap oleh aktivis penggiat anti korupsi Khairil Anam, sekira pukul 23.00 WIB, 9/6.

"Saya langsung memotretnya sebagai bukti," jelas Kharil dalam WA-nya kepada Skandal, menyebut pengisian itu berpa Premium dan Solar, BBM yang disubsidi oleh pemerintah.

Padahal, menurut dia, POM Bensin sesuai ketentuan, dilarang keras menjual Premium dan Minyak Solar pada wadah kemesan/jerigen untuk dijual kembali ke konsumen.

"Apalagi jerigen itu mencapai puluhan," jelas Kharil, menenggarai puluhan jerigen itu disinyalir akan dijual lagi ke pihak lain.

Kharil mengaku, saat itu juga mencari manejer maupun Humas dari SPBU itu, diketahui bernama Dani. Dia mencoba menanyakan peristiwa itu kok bisa terjadi, sesuatu yang diharamkan.

"Wah, resiko iti ditanggung sendiri oleh operator SPBU atau karyawan," ujar Dani enteng. 

Bahkan, akunya terus terang, dia sudah bosan menangani masalah tersebut. "Jadi, kalau Anda mau beritakan, silahkan saja. Saya tak mau ambil pusing," jelas Dani.

Dari hasil investigasi, Khairil menyebut terjadi pembelian secara masal di jerigen, bukan sesuatu yang baru. Sebab, karyawan POM Bensin mendapat hasil tambahan dari "pekerjaan ilegal" itu Rp 10.000 per jerigen.

"Kalau ada 10 jerigen, maka penghasilannya Rp 100 ribu," ungkap Khairil. Kongkalikong macam ini yang membuat pengisian ke jerigen tak bisa dibasmi.

"Apalagi kalau pihak SPBU izinkan," jelasnya, menenggerai praktek macam ini tidak lepas dari mafia yang ditenggarai menjualnya ke pabrik maupun industri lain.

Khairil berharap praktek macam ini seyogianya ditindak oleh aparat, karena akan merugikan masyarakat, terutama pengguna kendaraan. Bukan mustahil pembelian masal lewat jerigen ini akan membuat kelangkaan BBM bersubsidi. 

"Semua karena bisnis," tegasnya berulang-ulang. (***)

.
Berita Terkait
Berita Lainnya