Jakarta - tabloidskandal.com
Lonjakan jumlah pasien dan tingginya angka kematian akibat Covid-19 membuat kebutuhan akan mobil ambulans turut meningkat. Tak jarang pasien atau jenazah harus mengantre lama untuk mendapat giliran pelayanan.
Beragam upaya pun dilakukan untuk memenuhi tinggi permintaan mobil ambulans ini. Salah satu upaya adalah menyulap mobil kedinasan nonmedis menjadi ambulans untuk mengangkut pasien maupun jenazah Covid-19.
Solusi tersebut turut dilakukan oleh Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur. Mobil kendaraan dinas operasional (KDO) milik Suku Dinas Perhubungan Jaktim disulap menjadi ambulans.
Kepala Sudinhub Jaktim, Benhard Hutajulu menerangkan, mobil yang dijadikan ambulans pengangkut jenazah itu adalah mobil KDO Kecamatan Cipayung.
"Pemberdayaan kendaraan dilakukan untuk pengantaran jenazah Covid-19 warga Kelurahan Lubang Buaya ke Pemakaman Covid-19 TPU Bambu Wulung Kelurahan Setu Kecamatan Cipayung,” kata Benhard dalam keterangan yang diterima, Rabu (30/6).
Benhard menerangkan, mobil KDO itu dimodifikasi agar sesuai dengan ambulans. Yaitu dengan mencopot dua deret kursi penumpang, serta memberi pembatas plastik antara barisan pengendara dengan penumpang.
Sudin Jaktim, kata Benhard, akan turut serta berkolaborasi dalam rangka menangani pandemi Covid-19 yang belum menunjukkan tanda-tanda melandai.
Selain mengubah mobil dinas jadi ambulans, Sudin Jaktim juga mengerahkan kendaraan dinas lainnya untuk mendukung mobilisasi pengisian tabung oksigen dari distributor ke rumah sakit.