Simalungun, TabloidSkandal.com –Banyak pihak di lingkungan badan usaha kelapa sawit PTPN IV Medan, Sumatera Utara (Sumut) mendesak Sucipto (direktur) agar mempertimbangkan posisi jabatan Jimmi Silalahi selaku GM Distrik I, dan Ipan M. Siahaan sebagai manager Unit Balimbingan, karena dinilai kurang mampu menjalankan amanah yang diberikan.
Menurut beberapa sumber, serta bukti di lapangan, masih banyak tindakan dan afdeling yang tak sesuai ketentuan aturan terkait panen kelapa sawit. “Di setiap panen, selalu ditemukan buah sawit yang masih mentah, yang belum bisa diproses. Hal ini dspst menimbulkan kerugian bagi BUMN,” papar sumber tersebut, baru-baru ini.
Dia mencontoh, di afdeling II tak sedikit ditemukan pengutipan brondolan yang tidak sebagaimana mestinya. Berserakan dimana-mana, dan dipastikan banyak tukulan yang tumbuh di sekitar pohon sawit.
Berkaitan dengan desakan kepada Direktur PTPN IV Medan, serta diduga kurangnya tanggung jawab kinerja Jimmi Silalahi dan Ipan M. Siahaan, Tabloidskandal.com berusaha menkonfirmasi dua pejabat bersangkutan melalui pesan whatsapp.
Cuma sayangnya, baik Jimmi maupun Ipan tak bersedia menjelaskan lebih jauh. Malah Ipan balik bertanya, di lokasi mana ditemukan tukulan dimaksud. Begitu juga dengan Jimmi, terkait tudingan dimaksud, dia bersaran agar mempertanyakan masalah itu langsung kepada karyawannya di lokasi (kebun).
Apapun alasannya, banyak yang berharap direksi PTPN IV Medan mempertimbangkan kembali jabatan Jimmi Silalahi dan Ipan M. Siahaan, mengingat kejadian yang terjadi sudah berlangsung lama. Dan diharapkan para direksi turun ke lapangan, sehingga dapat melihat secara langsung banyak tukulan tumbuh liar di sekitar pohon sawit.
Penulis: MS
Editor : H. Sinano Esha