Target Lima Hari Vaksinasi Binda Jateng 16.000 Dosis
Jumat, 11 Februari 2022 | Dilihat: 618 Kali
Program Vaksin Massal Binda Jateng Target 16.000 Dosis (foto istimewa)
Pelapor: Ajipati Gunawan
Editor : H. Sinano Esha
MAGELANG –Tabloidskandal.com ll Kepala Badan Intelijen Negara Daerah Jawa Tengah (Kabinda Jateng) Brigjen TNI Sondi Siswanto berharap, program vaksinasi Covid-19 untuk pelajar usia 6-11 tahun dan masyarakat umum jenis Booster dapat terlaksana selama lima hari di 12 wilayah kabupaten/kota se Provinsi Jateng dengan pencapaian target16.000 dosis.
Brigjen TNI Sondi Siswanto menjelaskan, program vaksinasi yang dilaksanakan di Kota Magelang merupakan kerjasama pihaknya (Binda Jateng) dengan Perkumpulan Wartawan Online (PWO) Magelang Raya, Dinas Kesehatan Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang dan Puskesmas di Kota Magelang, selama lima hari berturut-turut (5-10/2/2022) dengan target 5.000 dosis.
"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panic, dan untuk sementara jangan bepergian ke luar negeri terlebih dahulu. Tetap waspada menjalankan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat, agar fasilitas kesehatan tidak dibanjiri pasien Covid-19," harap Sondi
Sementara Ketua PWO Magelang Raya, M. Arif Saefudin menekankan, berkaitan dengan pandemik secara nasional pers harus berperan dalam hal menyebarkan informasi tentang vaksin Covid-19, agar masyarakat peduli dan menyadari betapa pentingnya vaksinasi.
“Karena itu, PWO Magelang Raya terlibat langsung dalam program vaksinasi BIN Daerah Jawa Tengah. Di tengah Pendemi Covid-19, pers mesti menjadi garda terdepan bersama tenaga medis dan tenaga di lapangan. Apalagi momennya bertepatan dengan Hari Pers Nasional (HPN) 2022,” katanya ketika turut mendampingi pelaksanaan vaksinasi di Kota Magelang, Kamis (10/2/2022).
Program vaksinasi massal di Kota Magelang dilaksanakan di lima titik, yaitu: SDN Kemirirejo 1 Kota Magelang, SDN Jurangombo 4 Kota Magelang, SD Rejowinangun Selatan 4 Kota Magelang, SD Rejowinangun 5 Kota Magelang, dan Puskesmas Pembantu Magersari Kota Magelang.
Masyarakat Kota Magelang merasa terbantukan atas informasi yang disampaikan pers terkait vaksinasi massal tersebut. Terlebih lagi dengan keterlibatan secara langsung insan pers di dalam program tersebut. Namun diharapkan informasi dan keterlibatan langsung itu tak terbatas pada momen seperti HPN saja, melainkan juga pada momen-momen lainnya. Apalagi jika menciptakan momen dalam kontek kepentingan interaksi sosial masyarakat. Masyarakat pasti bangga karenanya.