Tabloidskandal.com – Amuntai || Puskesmas Rawat Inap Alabio Kecamatan Sungai Pandan Kabupaten Hulu Sungai Utara Provinsi Kalimantan Selatan, berkerjasama dengan Papah Borneo melakukan kegiatan “Capasity Building” untuk para karyawannya di objek wisata Loksado Kapubaten Hulu Sungai Selatan yang bisa ditempuh hanya dengan sekitar 3 jam perjalanan, pada hari Minggu, 13 Oktober 2024
Rahmadhani,S.Kep,Ners sebagai kepala Puskesmas Alabio menjelaskan “kegiatan ini dilaksanakan dengan maksud untuk memberikan represing bagi para karyawan puskesmas yang selama ini telah lelah dan jenuh dalam bekerja. Menumbuhkan keakraban antar sesama petugas kesehatan disebabkan Puskesmas Alabio berstatus puskesmas perawatan yang mempunyai pelayanan 24 jam Unit Gawat Darurat (UGD), ruang rawat inap, dan ruang persalinan, ditambah lagi melayani pasien rawat jalan yang menerapkan system layanan ILP (Integrasi Layanan Primer) berdasarkan siklus hidup yang tentunya berbeda dengan puskesmas tanpa perawatan. Puskemas Alabio juga mempunyai desa binaan sebanyak 33 desa yang termasuk dalam wilayah kerja Kecamatan Sungai Pandan. Jumlah karyawan yang banyak tentu memerlukan koordinasi dan komunikasi serta keakraban yang bagus antar sesama petugas profesi kesehatan sehingga kegiatan pelayanan bisa berjalan dengan baik”.
Dalam kegiatan capacity building tersebut, hanya bisa diikuti oleh 85 karyawan dari total keseluruhan 130 karyawan, sisanya ada yang berhalangan dan masih tetap jaga melaksakan pelayanan kesehatan di puskesmas sehingga pelayanan pasien tidak terganggu.
Para peserta capacity building yang bertempat di Loksado, begitu bersemangat dan antusias dalam mengikuti setiap kegiatan. Mulai dari persiapan keberangkatan yang djiadwalkan sekitar pukul 05.00 waktu setempat sudah berkumpul, panita memberikan instruksi juga pembagian rombongan per bus yang dinaiki.
Panitia membuat permain-permainan yang bertujuan menumbuhkan kecerian, kerjasama dan keakraban diikuti oleh para peserta, berjalan berbaris menyusuri jalan setapak menuju air terjun “Riam Barajang” dan “Riam Hanai”.
Dilanjutkan dengan Naik mobil pick up sambil tertawa lepas dengan menikmati pemandangan suasana alam pedesaan dan hutan tropis yang dilalui. Hujan gremis sekali-kali menyertai tapi para peserta tetap semangat, bahkan ada yang menikmati menggunakan kantung plastic untuk sekedar menutup kepalanya, tapi tetap saja basah…he..he..
Kemudian Menyusuri sungai dengan air yang jernih dan sejuk “Tubing Adventure” dimana para peserta saling menjaga keseimbangan agar balon permainan di airnya bisa berjalan dan tidak terbalik, permainan yang menumbuhkan saling menjaga dan kerjasama menjadi pengalaman berharga bagi para peserta.
Dan tidak kalah serunya lagi saat antri mandi dan makan, “Acil !!! ketupat dua teriak salah satu peserta. Kehebohan di mobil bus jangan ditanya tentulah... luar biasa.
(dhani)