Bengkel Mobil Mainstream “DRS” Di Sudut Bonang
Sabtu, 18 Oktober 2025 | Dilihat: 368 Kali
Bengkel Mobil Sederhana "DRS" Tanpa Peralatan Modern dan Komputerisasi, namun hasilnya tak kalah dengan Bengkel Mobil Berkelas (foto Dok)
TANGERANG, tabloidskandal.com – Di kawasan Perum Dasana Indah, Kel. Bojong Nangka (Bonang), Tangerang, ada bengkel mobil cukup populer. Warga perumahan tersebut menyebutnya: “DRS”, inisial nama pemiliknya Darso, lelaki asal Semarang, Jawa Tengah.
Bengkel berlokasi di sudut Bonang itu, di kawasan eks pangkalan Angkot penghuni perumahan, tidak seperti halnya tempat servis kendaraan roda empat dengan peralatan modern dan komputerisasi. Di situ masih konvensional, bengkel tradisi yang masih menggunakan tenaga dan pikiran untuk mengantisipasi problem kendaraan.
Bangunannya pun sederhana, terbuat dari papan dengan penutup atap lembaran asbes. Tanpa pengamanan memadai, dan tak ada sekuriti yang menjaga. Dengan kata lain, bangunannya tak semegah bengkel mobil pada umumnya sekarang ini.
Namun begitu, untuk urusan antisipasi masalah rewelnya kendaraan, bengkel “DRS” mampu menghasilkan solusi yang tak kalah piawainya dengan bengkel mobil modern. Berbagai jenis kendaraan, mulai dari produk baru hingga usia puluhan tahun, merapat minta pertolongan.
“Sepanjang masalah mobil bukan pada komputer, kami akan menyelesaikannya. Tak ada yang tidak bisa kami selesaikan. Persoalan apapun mesin mobil, kami siap perbaiki. Bengkel lain menyelesaikan dengan komputer, kami cukup dengan pikiran,” sebut Darso, yang mengaku usia lapak “DRS”-nya itu lebih dua dasawarsa.
Darso yang hanya dibantu asisten setianya, Ahmad, warga asli Bonang, masalah mesin berbagai kendaraan mewah seperti Alphard, Pajero, BMW, Mercy dan lainnya dapat diantisipasi maksimal. Dia pun tidak mematok harga jasa perbaikan seperti pada umumnya bengkel modern.
“Jasa kami, fee perkawanan lah. Itu sebabnya, pelanggan kami betah servis di sini, murah meriah kata mereka,” pungkas mekanik yang sudah malang melintang urusan mesin mobil puluhan tahun.
Keahlian prima mesin dengan harga jasa pertemanan tentu cukup membantu warga Perum Dasana Indah yang punya duit pas-pasan dalam hal perawatan kendaraannya. Itu sebabnya, sejak awal “DRS” berdiri sudah menjadi bengkel mainstream di wilayah tersebut. (HSE)