,
23 Maret 2020 | dibaca: 91 Kali
Satgas Covid 19 Malra Mulai Semprotkan Desinfektan
noeh21


Malra, Skandal

Satuan Gugus Tugas (Satgas) penanganan virus corona atau covid 19 Maluku Tenggara dalam upaya pencegahan penyebaran virus tersebut mulai menyemprotkan cairan disinfektan.

Mochtar Ingratubun Kepala BPBD Malra yang Ketua tim Satgas Covid 19 menyampaikan, hari ini Satgas mulai lakukan penyemprotan disinfektan sebagai langkah serius Pemda dengan dukungan penuh Forkopimda dan DPRD Malra untuk bekerja mengantisipasi covid 19 di daerah ini.


"Ini adalah langkah untuk mengantisipasi secara dini agar masyarakat di daerah ini tidak terinfeksi oleh covid 19 yang saat ini menjadi ancaman global", ungkap Mochtar.

Penyemprotan disinfektan sore ini merupakan langkah awal sebelum 
lakukan besok secara besar-besar oleh Satgas melibatkan TNI Polri pada seluruh fasilitas pemerintah, fasilitas umum, tempat ibadah, sekolah, dengan tujuannya mencegah adanya virus tersebut.

Dikatakan, untuk kerja tim satgas sendiri, setelah tim ini terbentuk 17 maret 2020, pihaknya telah melakukan sosialisasi pada 11 kecamatan di Malra.

"Terakhir kemarin kami buat sosialisasi kepada masyarakat melibatkan TNI Polri bersama intsantsi terkait di Kecamatan Kei Besar Selatan Barat dan Kei Besar Selatan", beber Mochtar.

Rapat-rapat terbatas terkait covid 19 terus kita lakukan bersama Bupati, Forkopimda, dan lainnya, dan kita juga lakukan take action jika ada warga yang dicurigai terjangkit covid 19, dimana akan langsung dilakukan pemeriksaan oleh oleh tim medis di RSUD Karel Sadsuitubun.

Sementara itu sekertaris tim satgas dr Katrinje Notanubun yang juga Kepala Dinas Kesehatan menjelaskan penyemprotan disinfektan ini bertujuan untuk membunuh kuman termasuk virus.

Dianfektan yang kita gunakan adalah yang mengandung clorin pemutih dan pembersih kuman sesuasi standar protokol yang sudah ada.

Disinggung soal perkembangan terakhir covid 19 di wilayah Malra, dr Katrinje menegaskan hingga kini ada satu (1) orang dalam pengawasan (ODP).

dr Katrinje di kesempatan yang sama menghimbau agar masyarakat tidak untuk tidak perlu panik, namun yang penting adalah melakukan upaya-upaya pencegahan sesuai dengan apa yang sudah dihimbau oleh Pempus maupun Pemda.

"Mencuci tangan dengan sabun, penggunaan masker, meningkatkan daya tahan tubuh dengan asupan bergizi, istirahat yang cukup, dan menjaga kebersihan lingkungan", tutur dr Katrinje.

Satu hal yang perlu kita lakukan saat ini adalah menghindari kerumunan dan menjaga jarak apabila kita ada bersama kerumunan orang, tegasnya.

"Perlu juga diketahui oleh masyarakat untuk pemeriksaan kesehatan terkait covid 19 digratiskan, dan apabila ada pasien di rumah sakit maka akan di klaim ke Kementrian Kesehatan", tutup dr Katrinje.
Berita Terkait
Berita Lainnya