,
11 Januari 2022 | dibaca: 80 Kali
Lagi, Aksi Arogan Oknum TNI Bikin Babak Belur Pengemudi Ojol
noeh21
Ilustrasi (foto istimewa)
Penulis : H. Sinano Esha

Jakarta – Tabloidskandal.com ll Oknum perwira TNI berpangkat Mayor, B, masih dalam proses pemeriksaan Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) setelah diamankan dari Polsek Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, setelah melakukan penganiayaan terhadap pengemudi ojek online (Ojol) dan anaknya, Senin (10/1/2022).

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma TNI Julius Widjojono menjelaskan, yang bersangkutan sudah ditahan di Rutan Pomal. Oknum perwira B itu diakui berdinas di Markas Besar TNI AL (Mabesal).

“Jika terbukti bersalah, akan mendapat sanksi tegas. Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono telah menegaskan kepada prajuri AL agar tidak melawan hokum,” kata Julius kepada wartawan, sebagaimana dikutip Okezone.com, Senin (10/1/2022).

Sementara itu, Danramil 05 Ciputat, Kapten Arh Samsuri menjelaskan, peristiwa pemukulan yang dilakukan oknum perwira TNI bermula dari perselisihan dengan pengemudi Ojol berinisial P di jalan. Mereka adu mulut, disusul penganiayaan hingga babak belur.

“Mereka saling berhadapan, sama-sama nggak mau mengalah. Itu aja sih, sepele. Intinya, adu mulut di jalan,” papar Samsuri, seperti dilansir Okezone.com, Senin (10/1/2022).

Danramil 05 Ciputat memastikan, proses hukum berlanjut hingga ke pengadilan. Hal ini mengingat pengemudi Ojol tak mau berdamai. Kasusnya pun kemudian dilimpahkan ke Denpom TNI AL.

"Saya, Kapolsek dan Garnisun berupaya penyelesaian di tempat. Namun yang bersangkutan (korban) tidak mau, minta dilimpahkan ke yang berwenang. Jadi sekarang udah dibawa sama POM AL," ungkap Samsuri.

Peristiwanya sendiri terjadi ketika pengemudi Ojol sehabis mengantar pesanan makanan, di tengah jalan dia menyalip kendaraan (mobil) oknum perwira TNI. Tidak terima diperlakukan seperti itu, kemudian mengejarnya dan menghentikan motor Ojol, Minggu malam (9/1/2022).

Adu mulut pun tak terelakan lagi. Di mana akhirnya sang oknum perwira TNI itu menghadiahkan bogem ke pengemudi Ojol dan anaknya yang kebetulan berboncengan. Mereka tak mampu melawan secara fisik anggota prajurit yang terlatih. Buntutnya sudah bisa ditebak, bapak anak itupun bonyok.

Melihat penganiayaan itu, warga sekitar melerai, dan membawa mereka ke Polsek Pamulang. Mendengar ada pengemudi Ojol dianiaya, dalam hitungan menit ratusan Ojol menggeruduk Polsek Pamulang, mendesak polisi agar menyelesaikan secara hukum pelakunya.

Arogansi oknum perwira TNI itupun bakal diproses hukum oleh pengadilan militer, sebagaimana tuntutan pengemudi Ojol dan anaknya yang dianiaya.
 
Berita Terkait
Berita Lainnya