Tutup Menu

Gawat, Setiap 2 Jam Terjadi Kekerasan Seks Terhadap Perempuan

Senin, 20 Desember 2021 | Dilihat: 162 Kali
illustrasi
    

Jakarta TabloidSkandalcom || Gawat, Setiap hari terjadi 35 kali kekerasan seksual pada perempuan. Itu artinya setiap 2 jam terjadi korban seks berjatuhan. Sungguh mengerikan, Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) mencatat setiap hari sekurangnya 35 perempuan menjadi korban kekerasan seksual. Komnas Perempuan mengaku kecewa karena proses legislasi RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) tersendat.

Padahal, urgensi kehadiran payung hukum bermula dari tingginya angka kekerasan seksual dalam rentang waktu sepanjang 2001-2011. "Penetapan ini telah dinanti-nanti oleh rakyat Indonesia khususnya korban tindak pidana kekerasan seksual, keluarga korban, dan pendamping korban," begitu keterangan Ketua Komnas Perempuan Andy Yentriyani dikutip, Senin (20/12/2021).

Andy menyebut 25 persen kasus kekerasan terhadap perempuan merupakan kekerasan seksual. Setiap hari, sekurangnya 35 perempuan menjadi korban kekerasan seksual. "Artinya, setiap 2 jam ada 3 perempuan yang menjadi korban kekerasan seksual," ujarnya.

Menurut Andy, RUU ini mewujudkan perlindungan, penanganan dan pemulihan korban kekerasan seksual dan upaya memutus keberulangan di tengah-tengah kondisi darurat kekerasan seksual. Sepanjang menunggu pengesahan RUU ini (2012-2020). Komnas Perempuan mencatat terlaporkan 45.069 kasus kekerasan seksual.

Darurat kekerasan seksual lanjut Andy juga dapat dilihat dari maraknya kasus pemberitaan kekerasan seksual di media massa. Peningkatan dan kompleksitas kasus-kasus kekerasan seksual yang diadukan menurutnya tidak diimbangi dengan undang-undang yang mampu menghambat perkembangan kualitas dan kuantitas kekerasan seksual. Ketiadaan jaminan hak-hak korban dan reviktimisasi selama menempuh jalur hukum.
(Omi/Diat)

Dapatkan Info Teraktual dengan mengikuti Sosial Media TabloidSkandal.com