,
26 Oktober 2020 | dibaca: 61 Kali
Pelaksanaan TMMD Sengkuyung III  Dan TMKK Berakhir Sesuai Target
noeh21


Rembang Skandal

“Kegiatan TMMD Sengkuyung III tahun 2020 maupun TMKK tidak lepas dari fungsi TNI di bidang teritorial sebagai pendukung Pemkab Rembang. Kegiatan ini merupakan implementasi dengan Pemkab Rembang, yang bertujuan untuk membantu kesulitan-kesulitan masyarakat dengan sasaran membuka akses masyarakat yang sulit digunakan sehingga perekonomian berjalan dan akan meningkat,” 

Demikian Komandan Kodim 0720 / Rembang, Letkol Kavaleri Donan Wahyu Sejati dalam sambutannya di acara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung III dan TNI Manunggal KB Kesehatan (TMKK) Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2020 di Desa Sulang Kecamatan Sulang –Rembang Rabu (21/10) kemarin.





Hadir diacara ini Kepala DP3 AP2 KB Provinsi Jawa Tengah Dra. Retno Sudewi, Apt, M.Si, MM. Pjs Bupati Rembang diwakili Pj Setda Rembang Drs. A. Mualif, Msi, Dandim 0720/Rembang, Kapolres Rembang diwakili Kapolsek Sulang, Ketua PN Rembang, Kejari Rembang, Forkompincam Sulang, Perwira Kodim 0720, Kades Sulang, Dinsos BPKAD dan 10 orang perwakilan masyarakat penerima sembako.

Dalam paparannya Dandim menyampaikan, TMMD Sengkuyung III yang dilakukan adalah merupakan aspirasi dari masyarakat dengan target untuk mengangkat ekonomi masyarakat. Demikian juga TMKK adalah program dari komandan dibidang kesehatan. 

“ Kami berterima kasih kepada dinas terkait yang telah mendukung bersama-sama, sehingga program ini tetap berjalan untuk kesehatan masyarakat. Kami juga mohon maaf, apabila selama pelaksanaan TMMD dari personel dan yang turut mendukung kegiatan ini terdapat kesalahan,” paparnya.
Diakhir sambutannya, Dandim menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak Desa Sulang,

 Pemerintah Kecamatan Sulang dan Pemkab Rembang yang selama ini membantu Kodim 0720/Rembang serta berbagai pihak yang telah mendukung kegiatan TMMD Sengkuyung III   sehingga pelaksanaan TMMD dapat berjalan dengan baik sesuai target yang ditentukan.

Sementara itu, Kepala DP3 AP2 KB Provinsi Jawa Tengah Dra Retno Sudewi, Apt, M.Si, MM. mengakui pelaksanaan TMKK di Rembang sungguh luar biasa. Hal ini tidak terlepas dari kerjasama yang baik dari beberapa pihak termasuk TNI. 

“Selain pelayanan KB di masa pandemi ini, kami juga ada program pencegahan perkawinan anak.  Karena angka perkawinan anak di Jateng tinggi sekali dan ke depan akan dilakukan sosialisasi secara masif mulai dari tingkat pusat sampai ke daerah. Ada program yang nanti kami mencontoh dari Kabupaten Rembang, yaitu sebelum diadakan rekomendasi nikah ada pembinaan dan konseling,” paparnya.

Pj Setda Rembang Ahmad Mualif mengucapkan selamat dan sukses kepada Dandim 0720/Rembang yang punya hajat karena pelaksanaan TMMD dapat berjalan dengan baik dan selesai sesuai target yang telah ditentukan.

Disamping program TMMD dan TMKK yang telah berjalan dengan baik. Pemkab Rembang memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan mengucapkan terima kasih  kepada masyarakat penerima manfaat, agar  dimanfaatkan dengan baik dan bisa jangka panjang.

“Menurut Saya TMMD yang penting bukan bangunnya, tetapi bagaimana TNI dengan rakyat dan komponen lainnya dapat bersinergi untuk bersama-sama membangun desa dengan semangat jiwa kegotong-royongan. Untuk program Tentara Manunggal KB  Kesehatan, Saya terkejut, ternyata tingkat perkawinan anak ada 142 orang di Rembang. Ini setelah penetapan UU perkawinan menjadi 19 tahun,” paparnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian 50 paket sembako secara simbolis kepada masyarakat Desa Sulang oleh Forkopimda Rembang. Peninjau stand produk unggulan dari masing-masing desa se Kecamatan Sulang dan monitoring kegiatan pelayanan KB dalam rangka TMKK di Puskesmas Sulang dan meninjau lokasi Kampung tangguh Covid -19 di Desa Sulang Kecamatan Sulang.

Selanjutnya Forkompinda bersama rombongan meninjau lokasi TMMD Sengkuyung III dan pemberian sembako kepada masyarakat sekitar.  Kegiatan diakhiri dengan ramah-tamah di Aula kantor Kecamatan Sulang (Sutrisno/Rbg).
Berita Terkait
Berita Lainnya