,
14 Agustus 2020 | dibaca: 78 Kali
Jurnalis Kecam Tindakan Walikota Siantar
noeh21

 Medan, Skandal
 
Berbagai wartawan dari media yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Siantar mendatangi kantor Wali Kota Siantar, Jalan Merdeka, Sumatra Utara Kamis (13/8/2020).

Kali ini para media  bukan untuk liputan kegiatan pemerintah, namun datang menuntut karena diduga ada pelecehan profesi jurnalistik yang dilakukan Wali Kota Siantar.

Namun kita sebagai jurnalis menuntut permintaan maaf Hefriansyah yang pada Selasa (11/8/2020) lalu, menyebutkan wartawan ‘pakai otak’. ucapan itu terekam saat dirinya ditanya jurnalis lintangnews.com, Elisbet Purba, usai rapat paripurna di DPRD Siantar.

Aksi demo yang dikoordinir Elisbet Purba itu berlangsung kondusif sejak awal, meskipun tak satupun perwakilan Pemko Siantar yang datang ‘menjamu’ tuntutan wartawan.

“Sikap Hefriansyah, Wali Kota Siantar tidak sesuai etika, patut dikecam. Apalagi ini dilakukannya kepada sejumlah wartawan saat peliputan di Gedung Harungguan Paripurna DPRD,” ujar Elisbet dalam orasinya.

Hefriansyah, ujar para wartawan, menggambarkan seorang pemimpin yang alergi kepada pers. Padahal sejumlah wartawan yang bertanya saat itu hanya menyinggung agenda kerja Hefriansyah yang melakukan kunjungan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Bukan menyinggung pribadinya.

Terkait hal ini, Elisbet dan sejumlah wartawan yang bergantian menyampaikan tuntutannya menyebut Hefriansyah melecehkan profesi jurnalistik.

“Aliansi Jurnalistik Siantar mendesak Wali Kota meminta maaf kepada publik atas apa yang disampaikannya. Karena hal ini telah menyinggung jurnalis di Siantar,” ucap Elisbet seraya menambahkan, seorang pejabat publik agar menghormati kerja-kerja jurnalistik. (01 )
Berita Terkait
Berita Lainnya