MBG Untungkan Kota, Desa Cuma Dapat Sisa: Koperasi Lokal Tersingkir
Jumat, 22 Mei 2026 | Dilihat: 52 Kali
Tabloidskandal.com – Jakarta || Janji pemerataan ekonomi lewat Makan Bergizi Gratis [MBG] terbantahkan oleh data KPK. Program yang digadang-gadang menghidupkan desa justru mengalirkan uang kembali ke kota besar.
Kajian KPK 2025 menemukan perputaran ekonomi daerah dari MBG di bawah 5% . Alasannya sederhana: pemasok utama berada di perkotaan.
Taufiq Rachman, pengamat sosial dan pendidikan, menilai pemerintah gagal menepati janji. “Saat ini pemerintah cuma omon-omon,” ujar Taufiq didampingi Ketum Media Independen Online (MIO) Indonesia, AYS Prayogie
Kesenjangan terlihat dari data pemasok :
40.433 pemasok bahan baku terlibat di 2025
Hanya 18 entitas yang berasal dari koperasi atau BUMDes
1,4% total pemasok yang benar-benar berbasis desa
Direktur Jejaring Pendidikan KPK Aida Ratna Zulaiha menyebut keterlibatan pelaku usaha lokal masih sangat kecil. KPK mendorong ekosistem lokal diperkuat lewat model circular economic village
Tanpa langkah itu, menurut Taufiq, MBG hanya akan jadi proyek yang menggemukkan pemain besar di kota sementara desa tetap jadi penonton.