,
29 Desember 2020 | dibaca: 58 Kali
Anggota DPRD Menyoroti Panti Pijat Plus
noeh21
Medan – tabloidskandal.com
Anggota DPRD Medan sedang menyoroti keberadaan Panti Pijat ‘plus’ di kawasan Tengku Amir Hamzah, Dairi, Karya Rakyat dan Sei Agul. Pasalnya keberadaan panti pijat tersebut telah meresahkan warga setempat.
 
“Kita berharap agar Satpol PP, Dinas Pariwisata dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Medan serta pihak Kecamatan Medan Barat bertindak untuk menertibkan lokasi panti pijat plus, terlebih lokasi itu disinyalir tidak memiliki ijin,” kata Anggota DPRD Medan asal Dapil 1, Antonius Tumanggor kepada wartawan, Selasa (29/12/20).
 
Antonius mengatakan, ia menerima informasi dari warga pada saat reses kemarin. Seluruh peserta yang hadir mengeluhkan hal tersebut. Untuk itulah pihaknya meminta Pemko Medan agar segera memproses keberadaan panti pijat dimaksud.
 
Terpisah, Kasatpol PP Medan M Sofyan menyampaikan terimakasih atas informasi yang disampaikan kepada pihaknya. “Hal ini segera ditindaklanjuti bila sudah ada pemberitahuan dari DPMPTSP Medan maupun Dinas Pariwisata untuk melakukan penertiban terhadap usaha-usaha seperti panti pijat,” ujarnya dalam pesan WhatsApp (AP) miliknya.
 
Ia sempat menerangkan dalam penindakan pihaknya harus mengecek perijinan terlebih dahulu, dalam hal ini pihak DPMPTSP, kemudian pengawasan terhadap operasional usaha tersebut oleh Dinas Pariwisata. “Nah, bila tempat pijat itu tidak berijin, maka pihak pariwisata akan berkoordinasi dengan Satpol PP untuk melakukan penindakan,” katanya.
 
“Penindakan yang dilakukan sesuai dengan peraturan yang ada, bila sudah menyalahi tentu ada penindakan,” tegasnya.
(A/01)
Berita Terkait
Berita Lainnya