Tutup Menu

Penertiban Parkir Tak Serius, Cuma Cari Muka ke Pj Gubernur

Rabu, 29 Mei 2024 | Dilihat: 208 Kali
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKJ, Safrin Liputo bersama M Brando (Aapepaeindo)
    
TabloidSkandal.com - Jakarta || Gembar gembor penertiban parkir dan jukir liar di minimarket ternyata tak serius. Sesuai prediksi masyarakat, yakni hanya  hangat-hangat tai ayam.
Gertakan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKJ, Safrin Liputo yang ngancam menurunkan APH (Aparat Penegak Hukum)  melibas  para jukir liar dan menyidangkan ditempat, ternyata gertak sambal. Buktinya pantauan media ini dilapangan, penertiban tak ada lagi. Dikawasan Cempaka Putih misalnya, para jukir disuruh kucing-kucingan oleh oknum Dishub. Mereka dibekali rompi resmi UP Parkir berwarna biru. Itu artinya mereka dikutip setoran

Demikian halnya gembar-gembor Kadishub dan Kadisnaker untuk melatih keterampilan bagi jukir liar yang tertangkap basah, masyarakat menilai tak lebih sebagai upaya cari muka ke Pj Gubernur DKJ Heru Budi Hartono


"Supaya terkesan tanggap, karena jukir liar mencuat setelah disorot pak Heru", ujar Marlon Brando, pengurus Aspeparindo (Asosiasi Pengelola Parkir Indonesia)

Ditemui di kantor pusat Perumda Pasar Jaya, Rabu (29/5/24) Brando kembali menegaskan, sudah jadi rahasia umum, oknum Dishub ikut bermain, membiarkan bahkan membina."Daripada kucing-kucingan lebih baik dilegalkan saja", tegasnya

Oleh karena itu kata Brando, Aspeparindo berharap agar jukir di banyak tempat, terutama di Minimarket yang belakangan ini marak dan diacam akan dilibas, sebaiknya di legalkan saja. Terbitkan izin parkir dan jukirnya diakomodir serta   dilegalkan

Aspeparindo khawatir jika main libas, 14 ribu jukir yang saat ini ada di 7000 minimarket akan jadi penggangguranBuntutnya akan terjadi keresahan dan kerawanan. Dijamin maling motor di minimarket akan meningkat
(Red/Tim)

Dapatkan Info Teraktual dengan mengikuti Sosial Media TabloidSkandal.com