Tutup Menu

Kota Dobo Tergenang Air, Pemda Diminta Benahi Tatakota dan Draenase

Kamis, 12 Maret 2020 | Dilihat: 725 Kali
    


Dobo Skandal,

Hujan seharian mengakibatkan rumah warga di beberapa kompleks seperti di Kelurahan Galaidubu dan Siwalima Kecamatan Pp Aru Kabupaten Kepulauan Aru Maluku terendam.

Hal tersebut karena pembangunan rumah warga tidak beraturan, khususnya Draenase yang diduga pembuangannya tidak terarah. Peembuatan jalan setapak tanpa di buat gorong gorong,serta pembuangan sampah sembarangan oleh masyarakat sekitar.





Sesuai pantauan awak media ini pada Minggu 08/03-2020 kemarin terjadi genangan air pasca hujan selama kurang lebih 10 jam terhadap rumah warga. Diduga terjadi akibat  pembangunan rumah warga sudah menutupi tempat mengalirnya air, dan membuang sampah sembarangan,sehingga sewaktu hujan deras air tertampung dan tergenang,ditambah pembuatan Draenase yang diduga asal asalan.

Pekerjaan Draenase di kota Dobo perlu di evaluasi kembali, pasalnya draenase yang dibangun  tidak memenuhi syarat seperti yang terjadi di Jalan Alimoeroto, depan serbaguna dan Gereja Katolik, ada draenase tapi untuk tempat pembuang air tidak ada sehingga setiap kali musim hujan terjadi genangan air.

Sama halnya di Jalan Depan Bandara Rargwamar Dobo. Ada draenase, namun setiap kali hujan tetap saja tergenang.

Fatalnya lagi terlihat di Kelurahan Siwalima,Rt 03 Rw 001 pembuatan jalan setapak namun tidak di buat gorong gorong untuk tempat sirkulasi air.

Sementara di Kompleks Dok Kelurahan Galaidubu masyarakat setempat akhirnya harus membongkar tanggul pemecah ombak untuk meloloskan air yang sudah tertampung hingga di paha orang dewasa.

Kepada pemerintah daerah, dalam hal ini dinas Pekerjaan Umum(PU) agar jangan diam segera mengambil langkah terhadap bangunan bangunan atau,rumah yang diduga  telah dibangun di atas tempat pengairan agar segera ditertibkan atau mengambil kebijakan lain yang tidak merugikan masyarakat. (Jus)

Dapatkan Info Teraktual dengan mengikuti Sosial Media TabloidSkandal.com