,
23 Januari 2020 | dibaca: 652 Kali
KETUA FKPSM : TIDAK ADA HUTANG BARU, KECUALI HUTANG LAMA WARISAN PEMERINTAHAN BST.
noeh21
Zakarias Reressy. 


SAUMLAKI - SKANDAL.

Setelah Kaban Keu Jhon Batlayery dan Ketua DPRD KKT memberikan bantahan, kini giliran Ketua Forum Pemuda Solan Mandriwiak (FKPSM),  Zakarias Reressy.

"Tidak benar Pemda KKT berhutang miliaran seperti disampaikan Ricky Jauwerysa," tegasnya saat dihubungi Skandal, Rabu (22/1).

Menurut dia, Pemda KKT tidak pernah menciptakan hutang baru sebesar Rp 98 miliar, kecuali hutang warisan dari pemerintahan terdahulu, 
Pernyataan dibawah kepemimpinan Bito Silvester Temar. 

"Warisan hutang itu 10 tahun yang lalu. Hari ini masyarakat yang kena dampaknya," ungkap Zakarias Reressy, menyebut hutang-hutang tersebut dari segi aturan cacat hukum.

Alasannya, jika tinjauannya hutang, pada saat penyerahan pemerintah awal kepada pemerintahan saat ini, harus disertakan dengan bukti-bukti penyerahan hutang secara administrasi.

Dia juga menilai statmen hutang Ricky Jauwerysa cenderung hoax. Bahkan tidak boleh dilontarkan oleh seorang wakil rakyat sebagai partner pemerintah. 

"Jangan - jangan kehadiran mereka di Gedung DPRD hanya sebagai debt colector," tambah Ketua FKPSM.

Ditambahkan, pernyataan tanpa data termasuk hoax, hanya memberikan ketidakpastian, hasutan, kebencian. Terhadap pemerintah yang sah saat ini. Apalagi Kaban Keu dan Ketua DPRD KKT membantah pernyataan hutang tersebut.

Zakarias mengingatkan pernyataan tanpa data mengingatkan praktek - praktek ala komunis di era Orde Lama. 

"Saya tidak menuduh Ricky komunis, tapi cara-cara seperti itu tidak boleh lagi. Kita musti hati - hati dalam menyikapi persoalan seperti ini," tuturnya.

Sebagai Ketua FKPSM  mendukung penuh langkah yang ditempuh Pemuda Katolik ( PK ) yang akan melaporkan Ricky Jauwerysa, Wakil Ketua II DPRD KKT  pada  Badan Kehormatan ( BK ) DPRD KKT. Sebab, pernyataan Ricky Jauwerysa benar - benar suatu pernyataan hoax.

"Bila Pemuda Katolik meminta kami Forum  Pemuda Solan Mandrwiak untuk sama - sama berunjuk rasa menuntut saudara Ricky Jauwerysa sebagai wakil ketua II DPRD atas pernyataannya, maka demi kewibawaan negara dan kewibawaan Pemerintahan yang sah. Apapun resikonya kita siap berdiri di depan,"tegas ketua FKPSM mengakhiri.( TAN 1 )
Berita Terkait
Berita Lainnya