,
11 April 2019 | dibaca: 50 Kali
Bang Syam Minta Anak Muda Jangan Golput
noeh21
Jakarta, Skandal


Ketua Forum Pemuda Betawi (FPB) Jakarta Utara, Syamsuddin SH, mengimbau agar anak-anak muda tidak menjadi Golongan Putih ( Golput) pada 17 April yang hanya tinggal seminggu lagi.

"Gunakan hak pilih Anda untuk menentukan pemimpin lima tahun ke depan. Jangan Golput," tegasnya berulang-ulang dalam obrolan dengan awak media. 





Menurut dia, Pemilu adalah sebuah pergantian pemimpin yang sah, diatur secara konsitusi di mana setiap warga negara menentukan pilihan masing-masing sesuai pilihan masing-masing. 

"Itu artinya, sebelum menentukan pilihan, lihatlah program, visi dan misinya. Carilah yang terbaik dari para calon," beber putra Betawi asli Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara ini.

Bahkan, menurut Caleg DPRD PPP Dapil 2 dengan nomer urut 4 ini, bukan hanya memilih calon presiden, juga perwakilan-perwakilan masyarakat di parlemen, atau akrab dengan sebutan anggota dewan, baik provinsi (DPRD tingkat 1), tingkat kabupaten (DPRD tingkat II) maupun independen (non partai) yang disebut Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

"Kebetulan Pemilu kali ini serentak dilakukan," tambah lelaki religius ini.

Lagi-lagi semua itu ditentukan oleh pilihan hati nurani masing-masing. "Ya, pilihlah wakil rakyat yang bersih, yang dekat dengan masyarakat seperti saya," ujarnya mengumbar tawa. 





Menurut Bang Syam, demikian panggilan akrabnya, anak muda adalah kader bangsa, calon pemimpin masa depan yang harus juga melek tentang politik. 

Sebab, tambahnya, politik adalah sebuah cara merebut, mempertahankan kekuasaan dan mendistribusikan kekuasaan itu sendiri lewat Pemilu sebagai sarana yang sah dan konsitusi.

"Jadi jangan sampai karena Pemilu kita ribut, gontok-gontokan. Apalagi memaksakan kehendak," pintanya, seraya menyebut Pancasila, NKRI dan kebhinekaan negeri ini harus tetap dijaga. 

Sebab, menurut dia, kehidupan bernegara, harus tetap berjalan seusai Pemilu. Tidak boleh berhenti karena berbeda pilihan. "Tidak boleh merusak karena pilihan kita kalah," tutur Bang Syam.

Makanya, dalam Peraturan  Daerah No 2 tahun 2016 Tentang Kepemudaan, diatur hak dan kewajiban pemuda, seperti menjaga Pancasila sebagai ideologi negara, melaksanakan konsitusi (Pemilu) demokrasi dan tegaknya hukum, persatuan dan kesatuan.

"Itu adalah kewajiban. Sedangkan hak, di antaranya pengembangan diri, akses permodalan dan sebagainya," ungkapnya, seraya berjanji semua hak tersebut akan diperjuangkannya bila terpilih sebagai anggota DPRD DKI.

"Jadi, tidak usah Golput. Datang ke TPS untuk menentukan pilihan," jelasnya. 

Lagipula, TNI dan Polri sebagai benteng penjaga NKRI menjamin Pemilu tetap aman dan tertib. 





"Jadi jangan Golput, nggak keren itu. Datang ke TPS, pilih nomer 4 dari PPP untuk surat suara DPRD," ujarnya pada anak muda di Dapilnya, meliputi Cilincing, Koja, Kelapa Gading dan Kepulauan Seribu. (Ian)
Berita Terkait
Berita Lainnya