Saumlaki, TabloidSkandal.com
Unjuk rasa atau demo damai yang dilakukan oleh, Forum Cinta Bumi Tanimbar (FCBT) sebagai bentuk penyampaian aspirasi dan dukungan kepada Pemda Kepulauan Tanimbar, Polres Kepulauan Tanimbar dan Pengadilan Negeri Saumlaki, Rabu, 08-09-2021
Penyampaian aspirasi dukungan ini bertujuan untuk memberantas tindak pidana korupsi, penegakan PP no 53 tahun 2010, fitnah, pencemaran nama baik, penyebaran berita bohong (hoax), serta upaya - upaya provokatif yang dilakukan oleh kelompok pesakitan, tukang nyinyir (Nasompun) yang mengklaim mewakili dan mengatasnamakan rakyat, " diduga kuat masih berasa dalam bayang - bayang kekuasaan, "
Jam 10.00 wit, bertempat di Saumlaki Town Square (Satos), pusat perbelanjaan di kota Saumlaki, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku titik kumpul masa unjuk rasa FCBT, dan tepat jam 11.00 wit, masa bergerak menuju kantor Bupati, Kantor BKPSDM, Pengadilan Negeri Saumlaki dan Polres Kepulauan Tanimbar, jumlah unjuk rasa kurang lebih 25 orang dan tetap mentaati protokol kesehatan
Tiba di kantor BKPSDM, tiga perwakilan unjuk rasa FCBT menyerahkan pernyataan sikap tertulis kepada pimpinan BKPSDM yang diwakili oleh kepala sub bidang penilaian kinerja aparatur, bapak Eduardus Teftutul kemudian masa menuju kantor Bupati.
Setiba di kantor Bupati, masa melakukan demo damai, para orator diantaranya, bapak Kornelis Fanumby, Aleks Belay, Fredek Samponu dan Julius Batmomolin secara bergantian melakukan orasi.
Mereka meminta kepada Bupati Tanimbar bapak Petrus Fatlolon, SH MH agar segera menindak tegas PNS yang telah melanggar PP No 53 tahun 2010 pasal, 7 butir 1, 2, 3, 4 dan meminta kepada Bupati agar dalam membayar hutang pihak ketiga harus dilengkapi dengan dokumen pendukung, sehingga tidak menimbulkan persoalan hukum dikemudian hari
Setelah beberapa menit berorasi, Kesat Satpol PP, Drs, Damianus Batmomolin, mengijinkan 3 orang perwakilan unjuk rasa bertemu pimpinan daerah yang diwakili oleh Pejabat Sekda, Drs, Ruben B Moriolkossu, MM untuk menyerahkan pernyataan sikap tertulis, Pejabat Sekda pun menerima pernyataan sikap tertulis yang di serahkan oleh ketiga perwakilan unjuk rasa.
Pejabat Sekda berterimakasih karena pemerintah daerah telah menerima aspirasi masyarakat lewat pernyataan sikap tertulis dari perwakilan unjuk rasa, "dan ini akan di sampaikan secara resmi kepada bapak Bupati selaku pimpinan daerah dan juga bapak wakil Bupati, Mohon maaf karena bertepatan dengan demo hari ini, bapak Bupati tidak ada di kantor, bapak Bupati berada di luar daerah sedangkan bapak wakil Bupati sedang berhalangan, " tutur Moriolkossu.
Koordinator penanggungjawab unjuk rasa atau demo damai Forum Cinta Bumi Tanimbar, Julius Batmomolin, SE dan Fredek Samponu. S.sos,
(Tan 1)