,
16 Juni 2019 | dibaca: 287 Kali
Jempol Buat Ditjen Perkeretaapian Angkut 6,4 Juta Pemudik
noeh21


Jakarta, Skandal

Lebaran tahun ini, lagi-lagi Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan patut diacungi jempol. Mereka berhasil membuktikan kereta api sebagai angkutan transportasi massal yang efektif. Tak percuma pembangunan infrastruktur giat dilakukan instansi itu.

Lihat saja pemudik yang menggunakan kereta api, angkanya meningkat dibanding tahun lalu, mencapai 6.4 juta, atau meningkat 3.41 persen.

"Tahun ini Ditjen Perkeretaapian bersama PT KAI menyiapkan sejumlah KA tambahan, meliputi 2 KA Ekonomi PSO, 5 KA Ekonomi non PSO serta KA Eksekutif, Bisnis dan KA Ekonomi Premium,"  ujar Dirjen Perkeretaapian Zulfikri, dalam sebuah diskusi di Kawasan Abdul Muis, Jakarta.

Tak hanya itu. Jumlah kereta api reguler di tahun ini juga bertambah 3 persen dari 48 menjadi 50. 

Selain itu,  bersama KAI juga, pihaknya   melaksanakan Inspeksi Angkutan Lebaran dengan menggunakan KA Inspeksi di Lintas Utara dan Lintas Selatan Jawa guna mengecek kesiapan prasarana perkeretaapian menjelang Angkutan Lebaran Tahun 2019.

"Kita lihat bagaimana kesiapan sarana dan prasarananya, kita lihat di daerah-daerah rawan longsor dan banjir apakah sudah siap posko yang kita mobilisasi untuk persiapan lebaran ini,"ujarnya.

Lainnya? Zulfikri menyebut program Motor Gratis (Motis) yang mereka luncurkan direspon positif masyarakat. Ditandai meningkatnya pengiriman Motis sebanyak 19.141 sepeda motor ke pelbagai daerah Pulau Jawa.

Bahkan, haulnya di tahun mendatang, juga ditingkatkan agar masyarakat mau beralih menggunakan kendaraan pribadi saat mudik.

Semua torehan prestasi itu, tak lepas dari sinergi yang dibangun PT KAI. Sesuai dengan tema yang diusung Kemenhub mudik bareng asyik dan lancar, benar-benar terwujud.Tak ada gangguan signifikan yang membuat masyarakat nyinyir.

" Alhamdulillah semua berjalan sesuai dengan rencana," ujar Zulfikri sumringah.(is)
Berita Terkait
Berita Lainnya