,
23 Desember 2021 | dibaca: 155 Kali
Ermy Kulit :
Doa Sudah Banyak Yang Panjatkan, Kini Duit Yang Mereka Harapkan
noeh21
Jakarta, Ketika alam marah, manusia hanya bisa pasrah. Ungkapan itu keluar dari mukut Nurvianti Berendina, yang akrab disapa Vivi. 

Berbincang di Denindo Resto Keluarga,  perempuan berdarah Jawa-Sunda ini lebih lanjut bertutur. Alam sedang marah kepada kita, musibah terus mendera berbagai daerah di tanah air.

"Tuhan sedang menguji, barangkali kita kurang bersyukur", ujarnya menegadah.            

Meski pasrah, ujar Vivi lagi, kita tak boleh merenung diri. Kita harus bangkin, dan sudah semestinya saling berbagi            

Lantaran itu, Vivi sang nahoda Dapur Denindo, bersama rekan berbagai komunitas, menggelar Pray For Semeru untuk menggalang dana untuk bersama                                      

Ibu dari 3 anak yang bersuamikan pria asli Sulawesi Utara ini, terlihat sangat cekatan memberi komando kepada anak buahnya, dilain sesi Vivi juga terlihat lembut bertutur kata menyambut setiap tamu yang datang Vivi pun terlihat  energik. 

Dengan tahi lalat yang menghiasi bawah hidungnya, perempuan kelahiran Sukabumi ini masih terlihat cantik

Jiwa enterprenurnya  memancar yang membuat ia cepat akrab dengan siapapun, Sebagai pengelola Dapur Denindo, kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara dengan owner Danny FJ Pangkey
                                   
Aktifitasnya yang akrab dengan dunia enterprenur  itulah sehingga Vivi didaulat menjadi bendahara panitia pelaksana Play For Semeru.

Vivi sangat bersyukur karena owner Denindo Danny FJ Pangkey sangat mendukung.

Selain tugas Bendahara, Vivi  diserahi tugas untuk mengatur dan meramu aneka makanan dan minuman yang akan disajikan diacara

Dalam rangka penggalangan dana untuk masyarakat terdampak musibah Semeru ini, sesungguhnya tugas Vivi cukup berat dan sensitif.

 Sebab tak hanya bertindak sebagai kasir, tapi juga berfikir bagaimana dana digalang agar hasilnya maksimal

"Sensitif, karena ini dana sosial, semuanya harus transparan agar orang tidak salah tafsir", ujar Vivi

Namun begitu, dia yakin semua akan berjalan seperti yang direncanakan. Sebab tambah dia, sejak awal seluruh panitia sudah berkomitmen membangun kebersamaan dan sinergitas. 

"Semoga niat kami untuk berbagi dengan saudara-saudara yang sedang mengalami musibah terwujud. Saya berharap acara ini sukses dan bisa memberi kontribusi terbaik", tutur Vivi saat di tanya motivasi terlibat di Play For Merapi. 

Diapun menampik disebut sosok dibalik acara. 

"Semua berkat kerja keras panitia.Saya cuma mensupport saja dan ditugasi pimpinan", ujar Vivi tersenyum                

Ditempat terpisah, Danny FJ Pangkey menegaskan, pihaknya selalu mendukung hal positif. "Hanya saja saya berpesan, karena ini kegiatan sosial dan kemanusiaan, hendaknya dapat dikelola dengan baik dan benar", tandasnya               

"Jangan sampai tujuan kita baik, tapi bisa menimbulkan fitnah jika salah kelola. Tapi saya yakin, panitia ini profesional, endingnya akan sesuai dengan niat awal", pungkas Danny yang berpengalaman bikin acara serupa, salah satunya saat banjir yang menerpa Menado beberapa tahun lalu

Ditempat sama, Ermi Kulit yang ditemui saat gladi bersih, mengetuk hati dermawan. "Saya menyumbangkan suara diacara ini, karena anugrah dari yang maha kuasa", ujar Ermi Kulit. Jadi tegas Ermi, melalui suara inilah ia berbagi untuk mereka yang kena musibah

"Doa sudah banyak yang panjatkan, sekarang Duit lah yang para korban harapkan", pungkas Ermi Kulit. 
(Rel/MIO)
Berita Terkait
Berita Lainnya