Warga Makassar Bersimbah Darah Ditembak Oknum Polisi
Kamis, 10 Maret 2022 | Dilihat: 484 Kali
ilustrasi (foto istimewa/Jawa Pos)
Warga Makassar Bersibah Darah Ditembak Oknum Polisi
Pelapor : Fauzi Rahim
MAKASSAR –Tabloidskandal.com ll Warga di sekitar Jalan Rajawali, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), tiba-tiba dikejutkan suara tembakan memecah suana malam, dan robohnya lelaki yang kemudian diketahui bernama Zulkifli (30), warga setempat. Selangkangannya bersimbah darah, Rabu malam (9/3/2022).
Warga yang mengetahui itu serentak mendatangi lelaki yang masih memegang senjata api, dan diketahui berinisial AA, anggota polisi berpangkat Bripka.
Saksi mata Ardhy kepada wartawan menjelaskan, oknum polisi itu turun dari motor tiba-tiba menembak Zulkifli yang ingin berangkat kerja malam. Kejadiannya pukul 21.00 Wita. Dan dia tidak mengetahui masalah di antara mereka berdua.
"Pelaku itu datang pakai motor lengkap dengan helm. Tiba-tiba dia tembak salah satu warga yang mau berangkat kerja," jelasnya, Kamis (10/3/2022).
Oknum polisi Bripka AZ itu, lanjut Ardhy, melepaskan satu kali tembakan ke Zulkifli. Peluru itu mengenai bagian paha korban.
Melihat itu warga terkejut, dan berusaha menghalangi Bripka AZ melakukan tindakan lebih lanjut, dan menanyakan kenapa menembak.
“Mungkin melihat banyak warga yang dating, oknum polisi itu bergegas lari meninggalkan lokasi. Ya, kami kejar dia,” ujar Ardhy.
Warga yang tersulut emosi melihat aksi koboi oknum polisi, mendatangi Polsek Mariso. Mereka pikir Bripka AZ berdinas di Polsek tersebut.
Akibat luka tembak Zulkifli dilarikan ke RSUD Labuang Baji Kota Makassar. Dan diketahui oknum anggota polisi itu menyerahkan diri ke Polrestabes Makassar.
Kepala Seksi Humas Polrestabes Makassar AKP Lando membenarkan kejadian sebut. Tapi ia mengaku belum tahu pasti soal kronologi kejadiannya, mengingat pelaku masih dalam proses pemeriksaan.
Sementara Kabagops Polrestabes Makassar Kompol Wahyu Basuki mengatakan, pihaknya mendapat informasi dari masyarakat terkait adanya penembakan hingga seorang warga terluka.
"Kami selidiki dulu, apakah ada baku tembak atau bagaimana. Nanti kami akan sampaikan lebih lanjut," jelasnya kepada wartawan, Rabu malam (9/3/2022).