Tutup Menu

PEMBOROSAN

Pembagunan Sumur Bor Desa Fafinesu B Yang Menelan Dana Ratusan Juta Rupiah.

Senin, 13 Januari 2025 | Dilihat: 901 Kali
Tim Media Meninjau Lokasi Sumur
    

Tabloidskandal.com – Kefamenanu || Proyek sumur bor didesa Fatuhao, Kecamatan Insana Fafinesu B menuai kritik pedas dari masyarakat. Pasalnya, sumur bor yang diharapkan oleh masyarakat bisa menangani permasalahan kekeringan saat musim kemarau menjadi sirna.

Salah satu masyarakat yang ditemui media Viral NTT yang enggan menyebutkan jati dirinya mengatakan Hal ini lantaran sejak dikerjakan tahun 2020. Dengan biaya Rp 311.110.420. hingga tahun 2025 gagal total.

Pekerjaan sumur bor yang menggunakan dari Dana Desa dan dikerjakan pihak ketiga tersebut tidak dapat dimanfaatkan masyarakat setempat. Sumur tak dapat difungsikan sebagaimana mestinya karena tidak mengeluarkan air sama sekali.

Awalnya Masyarakat berharap dengan adanya pekerjaan sumur bor ini bisa membantu ketersediaan air bersih karena selama ini masyarakat mengangkut air untuk keperluan hanya bisa dari sumur warga yang kini tinggal sedikit debit airnya. Bahkan apabila kemarau tiba, mereka terpaksa membeli air dengan harga yang tidak murah.

Salah seorang warga masyarakat yang enggan menyebutkan jati dirinya mengungkapkan, proyek ini diketahuinya sudah dibangun sejak Maret 2020 silam. Namun hasilnya pun tak memuaskan, karena hingga saat ini fungsi sumur bor belum dirasakan warga.

Mereka telah mengeluhkan hal ini ke pemerintah desa hingga kecamatan, namun tak kunjung mendapat jawaban. Pemerintah justru bungkam tak memberi kejelasan.

Disinggung mengenai gelontoran dana yang dihabiskan untuk proyek sumur bor pun mengaku tak mengerti. Ia justru berdalih anggaran pengadaan sumur sudah ditulis di papan proyek.

Salah satu anggota BPD desa Fafinesu B yang enggan menyebutkan jati dirinya menjelaskan bahwa mereka sendiri kecewa karena dana yang begitu besar tapi tidak ada asas manfaat.

Persoalan sumur bor sudah dilaporkan ke pihak kejaksaan dari tahun 2022 tapi sampai hari ini kasus tidak ada kelanjutan.

Mantan kepala desa Yohanes Seko Haki ketika dikonfirmasi terkait sumur bor melalui pesan WhatsApp belum menanggapi atau memberi tanggapan,

* Hend correa*
 

Dapatkan Info Teraktual dengan mengikuti Sosial Media TabloidSkandal.com