,
28 Maret 2019 | dibaca: 96 Kali
Pelajar di Jepara "Digituin" dengan Janji Jadi Model
noeh21
Jepara, Skandal

Berharap mendapatkan tambahan penghasilan sebagai model, TS (16), justru harus menanggung malu lantaran menjadi korban tindak asusila.

Pelajar warga Desa Plajan  Kecamatan Pakisaji itu awalnya dijanjikan untuk menjadi model oleh tersangka TS (19) warga Desa Kedungleper Kecamatan Bangsri. Aksi bejat yang dilakukan oleh tersangka juga direkam menggunakan handphone dan video tersebut digunakan oleh tersangka untuk mengancam korban agar mau melakukan persetubuhan tersebut. Hal itu terungkap saat gelar perkara yang dilakukan di Mapolres Jepara, Rabu, (27/3/2019). 

Kapolres Jepara AKBP Arif Budiman mengungkapkan, peristiwa ini berawal ketika korban menulis status di WA  jika membutuhkan pekerjaan. Tersangka kemudian mengirim WA dan menawarkan kepada korban untuk menjadi seorang model dengan syarat mengumpulkan foto kopi akte kelahiran dan salah satunya harus masih gadis.

“Kemudian tersangka menyetubuhi korban  dan direkam menggunakan hp milik tersangka,” ujar Arif Budiman.

Video persetubuhan yang telah direkam itu, kata Kapolres, digunakan oleh tersangka untuk mengancam korban agar mau melakukan perbuatan layaknya suami istri itu.

“Jika tidak dituruti, tersangka mengancam akan menyebarkan video asusila itu,” imbuh Kapolres.

Pihak kepolisian, lanjut Kapolres, saat ini masih mendalami kasus tindak asusila ini. Apakah kemudian ada korban- korban yang lain dengan modus dan pola yang sama seperti yang dilakukan pelaku.

“Berdasarkan penyidikan sementara, pelaku bermain sendiri dengan korban hanay satu orang. Akan tetapi, kita terus mendalami kemungkinan-kemungkinan lainnya,” tandasnya.


Dari tindak asusila ini, polisi mengamankan sejumlah barangbukti diantaranya pakaian yang digunakan oleh korban serta HP milik tersangka. Pelaku dikenakan pasal tentang perlindungan anak dan harus mempertanggung jawabkan perbuatannya serta ditahan di Mapolres Jepara. (Rif'an)
Berita Terkait
Berita Lainnya