Kalapas Cibinong Bak Pesilat! Fasilitas Mewah Napi Sultan Mendadak Raib Saat Menteri Sidak, Ada Drama Bimsalabim Apa?
Sabtu, 26 September 2026 | Dilihat: 37 Kali
CIBINONG, TabloidSkandal.com – Bak pesilat kelas kakap yang lihai menghilangkan jejak, kelakuan Lapas Kelas IIA Cibinong bikin geleng-geleng kepala. Drama Bimsalabim terjadi tepat di depan mata Menteri.
Fasilitas mewah super VVIP yang sebelumnya terekam jelas kamera Ombudsman RI, mendadak raib tak berbekas saat Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) datang sidak. Sulap apa ini?
Menteri Imipas Agus Andrianto tak bisa lagi tutup mata. Jumat (25/9/2026) pagi pukul 10.15 WIB, Menteri Agus turun gunung, sidak mendadak ke Lapas Cibinong. Ia didampingi Kepala Bappisus Aries Marsudiyanto, Dirjenpas Mashudi, dan Direktur Pengamanan Tatan Dirsan.
Agenda tunggal: mengecek kebenaran 13 bangunan mirip villa VVIP yang viral itu, yang diduga jadi istana bagi napi berduit.
Kemarin mewah, kini cuma tersisa kursi butut
Kejanggalan langsung tercium menyengat. Saat tim Ombudsman sidak beberapa hari lalu, bangunan-bangunan itu terekam penuh furnitur mewah, ada simulator golf, gym lengkap, sofa mahal, hingga perabot sultan.
Namun saat Menteri datang hari ini, kondisinya 180 derajat berbeda. Ruangan nyaris kosong melompong, hanya sisa kursi dan lemari butut. AC pun sudah dilepas paksa. Dalih petugas yang bikin ngakak: rusak kemarin.
Publik pun bertanya, kemana perginya semua fasilitas mewah itu hanya dalam hitungan hari? Apakah ada mantra Bimsalabim Abra Kadabra di Lapas Cibinong?
Beruntung Ombudsman sudah selangkah lebih maju. Sebelum fasilitas itu disulap hilang, tim Ombudsman telah mengamankan bukti lengkap berupa foto, video, dan keterangan warga binaan. Bukti yang tak bisa dibantah!
DICECAR SOAL SIMULATOR GOLF
Di lokasi, Bappisus Aries Marsudiyanto langsung mencecar soal fasilitas janggal bernama SAE (Sarana Asimilasi dan Edukasi) yang jadi tameng.
"Tadi sudah melihat, menanyakan apa itu SAE. Katanya ada simulator golf segala macam. Kita open adanya seperti ini, itu musala, ada gereja dan lain sebagainya," kata Aries dengan nada heran.
Meski pihak Lapas berdalih 13 bangunan itu adalah rumah dinas pegawai dan warga binaan hanya bertugas bersih-bersih sebagai pembinaan, Bappisus tak mau kecolongan dengan drama silat ini.
"Apapun bentuknya, ruangan itu bila dipakai untuk hal-hal yang menyimpang aturan, kita akan awasi dan tegakkan," tegas Aries.
PERINGATAN KERAS: JANGAN ADA TRANSAKSIONAL!
Aries bahkan melontarkan peringatan keras yang ditujukan untuk seluruh Kepala Lapas se-Indonesia, termasuk Kalapas Cibinong Wisnu yang kini jadi sorotan.
"Jangan sampai ada kepentingan terselubung di situ. Inilah tugas kami untuk menertibkan, sehingga tidak ada namanya transaksional di dalam lapas, transaksional apapun," ucapnya lantang.
"Barang siapa oknum yang terlibat penyimpangan di dalam lapas, kami tidak akan segan-segan untuk menindak. Setiap saat kami akan melakukan sidak-sidak," pungkasnya.
Dirjenpas Mashudi pun menegaskan telah membentuk tim verifikasi untuk memeriksa sarana, prasarana, dan administrasi. "Jika terbukti ada pelanggaran, akan ditindak sesuai ketentuan," ujar Mashudi.
KETUM MIO: PECAT KALAPAS & PERIKSA HARTANYA!
Di tempat terpisah, Ketua Umum Media Independen Online (MIO) Indonesia, AYS Prayogie, meradang.
Ia meminta agar Menimipas segera memecat Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto. "Dan kekayaannya diperiksa," tegasnya.
Kini bola panas ada di tangan Menteri Imipas. Apakah 13 villa mewah itu benar-benar rumah dinas, atau istana VVIP bagi napi berduit yang mendadak disulap hilang dengan mantra Bimsalabim ala pesilat?
Dihubungi media ini via warshapp kalapas Wisnu Hani Putranto, tetap seperti orang bisu. Tak mau komentar
Publik menunggu pembuktian. Jangan sampai Lapas jadi resort mewah bagi napi sultan! (red)