Tutup Menu

Isu Dana Pilbup Ditilep, Massa Geruduk Kantor PDI P Kebumen

Rabu, 16 Februari 2022 | Dilihat: 661 Kali
Massa Kader PDI Perjuangan Geruduk Kantor PDIP Kebumen (foto istimewa)
    
KEBUMEN –Tabloidskandal.com ll Puluhan massa mengaku kader PDIP Kebumen, Jawa Tengah (Jateng) mengeruduk Kantor DPC PDIP Kebumen di Jalan H.M Sarbini, seraya membentangkan spanduk bertuliskan “sisa dana Pilbup sebesar 1 Milyar lari kemana?” Mereka menuntut kejelasan uang tersebut, “ Senin (14/2/2022).

Aksi tersebut buntut dari isu adanya penyelewenagan dana sisa Pemilihan Bupati Kebumen sebesar Rp 1,8 miliar yang diduga dilakukan oleh Saiful Hadi, Ketua DPC PDIP Kebumen.

 
Sementara itu, berkaitan dengan tuduhan tersebut, Saiful yang juga anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Dapil X kepada massa yang ditemuinya dikatakan, bahwa dana tersebut sudah tidak ada masalah lagi.

“Semua sudah kelar, tidak ada masalah. Sudah dilaporkan kepada pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih, DPD Jawa Tengah dan DPP Pusat, kelar tidak ada masalah,” jelas Siful Hadi, sebagaimana dikutip Trkini.co.id.

Namun penjelasan itu tidak diterima oleh Nuryanto selaku koordinator massa. Mereka terlibat perdebatan sengit, dan diharapkan Saiful menjelaskan ke mana larinya dana tersebut kepada kader PDIP secara terbuka.

“Jelaskan sekarang di depan mereka, terkait sisa dana pemilu sebesar Rp1,8 miliar yang katanya masih berada di bendahara Pemilu,” pinta Nuryanto.

Merasa sudah tidak ada yang perlu dijelaskan, dan situasi sudah tidak terkendali, Saiful Hadi memilih pergi. Namun massa yang belum puas atas jawabannya, menghadang. Dan kericuhan pun tidak dapat dihindari.

“Kami menuntut kejelasan, jangan main pergi saja. Kami juga Kader PDIP yang memiliki hak yang sama, dan transparansi partai harus ditegakkan,” teriak salah satu peserta unjuk rasa.

Menurut Nuryanto, kedatangan kader PDI-P adanya pesan singkat di Whatsapp grup partai yang menyebut, dengan dana Rp 3,6 miliar dana Pemilihan Bupati Kebumen 2020 lalu telah dikirim Kandidat Cagub ke DPD.


Pesan singkat yang beredar itu membuat mereka datang ke Kantor DPC untuk menuntut kejelasan dari Daiful Hadi yang dianggap orang yang paling bertanggung jawab.

 

Dapatkan Info Teraktual dengan mengikuti Sosial Media TabloidSkandal.com