,
13 Mei 2020 | dibaca: 201 Kali
Polres Bojonegoro Melakukan Operasi Gabungan Terhadap Pemudik Dari Luar Kota
noeh21
 .

Bojonegoro, Skandal 

Sebanyak 163 kendaraan pemudik dari luar Kabupaten Bojonegoro berhasil dihalau oleh petugas gabungan yang tergabung dalam Operasi Ketupat Semeru 2020 Polres Bojonegoro.Dari 163 kendaraan itu sebanyak 57 mobil pribadi, 106 sepeda motor. 

Seperti diketahui  Operasi Ketupat Semeru tahun 2020 ini difokuskan dalam tugas kemanusiaan pencegahan covid – 19, dan salah satunya adalah mengawal kebijakan pemerintah terkait larangan mudik dengan tujuan untuk memutus mata rantai penyebaran covid – 19.

Kapolres Bojonegoro AKBP M Budi Hendrawan, SIK, MH melalui Kasat Lantas Polres Bojonegoro,  AKP Mohammad Amirul Hakim, S.I.K.,  menjelaskan bahwa selama sepekan dari tanggal 5 – 11 Mei pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2020 di wilayah Kabupaten Bojonegoro, petugas gabungan yang terdiri dari anggota Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan tenaga medis, serta relawan lainnya yang melaksanakan tugas pengamanan di wilayah perbatasan, telah menghalau 163 kendaraan pemudik.

“Tanggal 5 sampai 11 Mei,  telah kita halau sebanyak 163  kendaraan pemudik, tentunya dengan harapan untuk mencegah agar covid – 19 tidak menyebar luas di Kabupaten Bojonegoro,” kata AKP Mohammad Amirul Hakim.

Lebih lanjut mantan Kaur Pam Wal Spri Pim Polda Jatim ini menguraikan bahwa selama pelaksanaan tugas di perbatasan pihaknya selalu berpesan kepada personil gabungan, agar dalam memutar balik pemudik, petugas mengutamakan tindakan tegas dan humanis,  dengan mengutamakan edukasi dan pemahaman larangan mudik adalah untuk kebaikan bersama.

 “Petugas di lapangan harus luwes dan bijak, apalagi di perbatasan yang dihadapkan dengan banyak kepentingan masyarakat,” tandas Kasat Lantas.

Untuk diketahui petugas gabungan yang tergabung dalam Operasi Ketupat Semeru 2020 akan terus melaksanakan tugasnya hingga 31 Mei 2020, “Penjagaan akan terus dilakukan hingga 31 Mei 2020, semoga saja covid – 19 segera berlalu , sehingga kita semua bisa beraktivitas kembali normal,” imbuh mantan Kaur Pam Wal Spri Pim Polda Jatim ini.

Kasat Lantas berharap masyarakat ikut berperan aktif dalam pencegahan virus covid – 19, yaitu dengan taat dan patuh terhadap kebijakan pemerintah terkait covid – 19.

“Apa yang dilakukan oleh petugas gabungan akan sia – sia, jika masih ada sebagian masyarakat yang ndablek tidak mematuhi prosedur kesehatan, untuk itulah mari disiplin menjaga kesehatan bersama,” pungkasnya.(Bond)
Berita Terkait
Berita Lainnya