,
03 Februari 2020 | dibaca: 383 Kali
Ketiga Pelaku Pengedar Narkoba  Didor Polisi
noeh21


Tangerang Skandal

Kepolisia Daerah (Polda) Metro Jaya menggelar press conference terkait pengungkapan kasus narkoba yang berlokasi di Kawasan Paramount Ds. Cijantra, Pagedangan.

Diketahui pada hari kamis, 30 Jam 2020 sekira pukul 16.30 WIB di areal Paramount Kp. Gunung Batu RT. 002/04 Ds. Cijantra, Pagedangan telah dilakukan penangkapan terhadap 3 (tiga) orang pengendara Mobil Box jenis Daihatsu Grand Max dengan  No. pol B. 9004 PHX yang kedapatan membawa 288 Kg jenis sabu oleh Dit Narkoba PMJ Pimpinan Dir Narkoba PMJ Kombes Pol Hary Heryawan. Kamis, (30/01/2020).





Dari penangkapan para pelaku dengan inisial GUN, AM dan IA turut diamankan Barang Bukti yang berhasil 388 Kg Sabu dalam 288 Box, dimana masing-masing berat 1 kg, 1 mobil box Daihatsu Grand Max dan senpi. Namun sayangnya dimana ketiga pelaku narkoba jaringan Iran ini menembaki petugas pada saat di amankan, alhasil karena para pelaku tak mengindahkan peringatan petugas, dengan terpaksa petugas melumpuhkan ketiga pelaku tersebut. dalam perjalanannya ke rumah sakit Kramat Jati Jakarta Timur ketiga pelaku telah meninggal dunia.

Pada hari yang sama pada pukul 18.00 WIB Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana menggelar konferensi pers terkait kasus ini, dengan didampingi oleh Dir Narkoba PMJ Kombes Pol Hery Heryawan, Kabid HUMAS PMJ Kombes Pol Yusri, Wadir Narkoba PMJ dan Kapolres Tangsel Akbp Ferdy Irawan.

Dalam keterangan persnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana memaparkan kronologis pengungkapan kasus pelaku narkoba jaringan Iran ini.

“Pelaku Telah dilakukan pembuntutan Oleh Tim Gabungan Dit Narkoba PMJ Pim Kombes Pol Hary Haryawan selama Kurang lebih 2 bulan. Pada hari ini, Kamis 30 Januari 2020 sekitar pukul 13.00 WIB anggota mendapat informasi bahwa akan dilakukan pengiriman sabu jaringan Iran yang akan di bawa ke Jakarta.” Ungkapnya.

Mendapat Info tersebut, lanjut beliau, anggota langsung melakukan pembuntutan identitàs mobil box jenis daihatsu grand max.

melalui signal Hp Curiga merasa Dibuntuti, 3 (tiga) orang pelaku mengarah ke TKP. Sesampainya di TKP, pengendara mobil box coba dihentikan petugas, namun, sempat melakukan perlawanan dengan mencoba kabur dan melakukan penembakan ke arah anggota namun tidak mengenai sasaran. Terangnya.

“Melihat adanya perlawanan pelaku, anggota memberikan tembakan Peringatan namun Tidak di hiraukan. Pada saat itu petugas melakukan tindakan tegas terukur kepada 3 (tiga) pengendara mobil box hingga kemudian 3 (tiga) pelaku menghentikan mobil box. Setelah mobil box berhenti, pelaku kembali menembakkan senpi yang dibawanya ke arah petugas, karena merasa terancam petugas kembali melakukan upaya melumpuhkan hingga ke tiga pelaku tersungkur" tuturnya.

Namun Dalam perjalanan mengarah Rumah sakit Kramat Jati, 3 (tiga) pelaku dinyatakan Meninggal dunia. Pungkasnya.(JOE)
Berita Terkait
Berita Lainnya