,
26 September 2021 | dibaca: 567 Kali
Emosi membuat AV Kejeruji Besi.
noeh21
MUSI RAWAS, Bak kata istilah, Cinta ditolak dukun bertindak, lain lagi ceritanya inisial AV (22) warga Desa Leban Jaya Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan, dibekuk Tim Landak Satreskrim Polres Mura, di Simpang Periuk, Kota Lubuklinggau, Jum’at (24/9/2021) sekitar pukul 20.00 WIB.
 
Pelaku diringkus diduga telah melakukan penganiayaan terhadap Sari (18) nama disamarkan, warga Desa Leban Jaya Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Musi Rawas, pada hari Selasa (3/7/2018) sekitar jam 08.00 WIB di rumah tersangka. Dugaan terjadi, gara-gara mahar pernikahan. Karena waktu itu keduanya sudah bertunangan.
 
Kapolres Musi Rawas AKBP Efrannedy melalui Kasat Reskrim AKP Alex Andriyan membenarkan telah meringkus tersangka Agus Vijayanto, berdasarkan Lp /B/102/VII/2018/Mura/Sumsel, tgl 03 Juli 2018.
 
“Hal ini menurut rilis Polres mura memang benar telah meringkus terduga pelaku penganiayaan. Tersangka buron selama tiga tahun. Setelah mendapat informasi tersangka ada di rumah, langsung diringkus,” kata Kasat.
 
Cerita kejadian, awalnya korban dijemput tersangka di rumahnya. Mereka kemudian pergi ke rumah tersangka. Sesampaunya di rumah, tersangka mengatakan kepada korban, agar korban menurunkan mahar pernikahan dari Rp 15 juta menjadi Rp 5 juta saja. Namun korban menjawab itu urusan orang tua dan tersangka memanggil ibunya. Sang ibu juga menjelaskan kepada korban, bahwa hanya memiliki uang Rp 5 juta.
 
Selain itu, tersangka juga menyiapkan surat perjanjian, yang isinya “Duduk Nikah Tegak Cerai”. Kemudian tersangka memaksa korban untuk menandatangani surat perjanjian tersebut.
 
Korban pun menolak, namun tersangka memaksa korban sambil mencengkram tangan korban. Bahkan memukul bahu kanan korban.
 
Keluarga yang ada di rumah pun melerai, sehingga tersangka masuk ke dapur. Namun ia kembali datang, kali ini sambil melepaskan asbak, hingga mengenai pinggul/pinggang korban. pulang kerumahnya dan selanjutnya melapor Polres Musi Rawas.
“Setelah tertangkap pelaku mengakui perbuatannya dan kemudian pelaku di bawa ke Mapolres Mura guna di Proses dan menanggung atas perbuatannya
(rilis Polres Mura/ed).
Berita Terkait
Berita Lainnya