,
05 Agustus 2019 | dibaca: 215 Kali
Cabor Gateball Layak Dikembangkan Di Rembang
noeh21
Wabub kaos biru Bayu Andriyanto SE. didampingi ketua penyelenggara kaos merah Dr. Ir. H. Mudzakir MZ. MM. dalam pertandingan Gateball Exhibition For Executives.
Rembang, Skandal

Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 74 dan Dies Natalis STIE YPPI Rembang ke 19 Cabang Olahraga (Cabor) Getaball kali pertama diperkenalkan dan dipertandingkan, di Lapangan Indoor Les Blues Futsal- Tireman Rembang, Sabtu (3/8) kemarin.

Pertandingan bertajuk  Getaball Exhibition For Executive itu melibatkan 3 Tim Executive masing-masing; Pimpinan Daerah Kabupaten Rembang di grup A, Lembaga Keuangan Perbangkan di grup B, Perusahaan Pemerintah dan Swasta di grup C dan  1 Tim YPPI, STIE YPPI, Alumni dan Mahasiswa.

Meski kali pertama dipertandingkan, namun respon peserta cukup antusias dalam pertandingan. Salah satunya wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto, SE, Ketua Yayasan Dr. Ir. H. Mudzakir MZ.,MM, pegawai pemerintah dan swasta serta keluarga besar STIE YPPI Rembang.

Ditemui disela-sela pertandingan, Ketua Penyelenggara Pertandingan Exhibisi Gateball  Dr. Ir. H. Mudzakir MZ.,MM mengatakan, sesuai dengan nama kegiatan bahwa kegiatan bertujuan untuk memperkenalkan olahraga Gateball di Kabupaten Rembang, khususnya kepada para executive dan pendidikan tinggi.

Selain itu diharapkan dapat meningkatkan hubungan silaturahmi lebih erat dan baik antara meraka.

Banyak cabang olahraga di tengah masyarakat Indonesia, baik olahraga perorangan maupun tim, baik yang bersifat pertandingan semata maupun yang bersifat media dalam membangun dan atau memperkuat hubungan individual dan institusional yang bertujuan untuk kerjasama ekonomi, politik, ke- pemerintah dan bahkan pribadi.

“Salah satunya Gateball merupakan salah satu cabang olahraga yang tidak hanya menitik beratkan pada segi kesehatan fisik, tetapi juga non-fisik (psikologis) karena bermain sambil canda dan hati gembira. Tidak banyak olahraga yang dapat menggabungkan antara kompetisi dan sekaligus sebagai hiburan. Gateball dapat dinikmati oleh mereka, baik tua maupun usia muda, baik laki-laki maupun wanita. Oleh karena itu Gateball disebut juga olahraga tanpa batas (barrier-free sport),” katanya.

Ia menjelaskan, Gateball kini menjadi salah satu jenis olahraga yang dapat dimainkan dengan mudah, santai, dan menyenangkan di manapun dan dengan siapapun. Permainan dapat dilakukan sambil bercanda dan bersukaria. Bahkan, dalam permainan dapat dimanfaatkan untuk melakukan pembicaraan (lobby-negosiasi) bisnis, ke-pemerintahan, dan hal-hal yang bersifat privacy.

Gateball diciptakan kali pertama oleh Eji Suzuki tahun 1947 di kota kecil Memuro, Hokaido, Jepang sebagai permainan sederhana untuk anak-anak miskin yang tidak mempunyai mainan. Olahraga ini, diilhami dari permainan barat croquet (permainan bola kayu). Sejak itu Gateball menyebar di seluruh Jepang dan saat ini telah dimainkan di lebih 30 negara.

“Gateball masuk Indonesia melalui Bali pada tahub 1995 dan Indonesia secara resmi sebagai anggota ke -14 di dunia. Gateball di Indonesia pun berkembang pesat. Selain organisasi Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (PERGATSI) telah terbentuk di 34 Provinsi juga terbentuk club-club di tingkat Kabupaten atau kota. Bahkan saat ini Gateball menjadi cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan di PON XX di Papua Barat tahun 2020,” jelasnya.

Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto SE. mengapresiasi Getaball Exhibition For Executive yang diprakarsai pihak STIE. Ia menilai cabang olahraga Gateball layak untuk dikembangkan di Rembang.  “Olahraga ini cukup menyenangkan bisa menjalin silaturrahmim dan komunikasi. Banyak plusnya, karena dapat menjaga hubungan satu sama lain bahkan menjadi ajang promusi dengan berbagai pihak-pihak terkait salah satunya pariwisata,” tandasnya. (Sutrisno/Rbg).
Berita Terkait
Berita Lainnya