TANGERANG –Tabloidskandal.com ll Tiga dari 100 kader DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang tercatat menjadi peserta terbaik dalam Pendidikan Kader Pratama (PKP) yang di gelar di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, sejak tanggal 19 hingga 21 Agustus 2022.
Mereka di antaranya, terbaik pertama Thomas Sugiarto, kedua Tiorland Simanjuntak (perwakilan wanita) dan ketiga Ahmad Riyadul. Tiga peserta tersebut dinilai paling aktif selama pendidikan, terutama dalam sesi diskusi, dan selalu tepat waktu.
Menurut fasilitator PKP, tiga kader DPC PDI Perjuangan Kab. Tangerang itu memang pantas dinobatkan menjadi peserta terbaik, generasi penerus partai berlogo kepala banteng moncong putih. Nilai pretestnya di atas rata-rata.
Pendidikan Kader Pratama (PKP) DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang, Thomas Sugiarto Kader Terbaik (foto istimewa)
Khususnya Thomas Sugiarto, kader ini mendapat nilai 84/90 dari seluruh soal pretest selama PKP. Karena itu dia mendapat Plakat Kader Terbaik diserahkan Sekjen DPP PDI Perjuangan Dr. Ir. Hasto Kristiyanto, MM, dan Medali Kader Terbaik disematkan oleh Ketua DPP PDI Perjuangan yang juga anggota DPR RI, dr. Ribka Tjiptaning.
“Sebagai kader partai, saya menilai PKP merupakan kaderisasi untuk kesadaran berpolitik, dan berorganisasi. Sebagai kader harus punya kesadaran itu, sehingga kemampuannya tak diragukan lagi ketika berada di tengah masyarakat,” papar Thomas Sugiarto kepada Tabloidskandal.com, ketika di temui di kediaman tokoh muda penggerak NU Kab. Tangerang, Tomy Suherman, Selasa (30/8/2022).
Menurut dia, membangunan kaderisasi merupakan bentuk kewajiban partai dalam menciptakan kepemimpinan. Dia menyadari itu, oleh karenanya, sebagai kader harus memiliki tanggung jawab besar, serta dedikasi terhadap partai.
“Contoh konkritnya Joko Widodo, kader yang punya tanggung jawab tinggi dan dedikasinya kepada PDI Perjuangan yang telah menciptakan dirinya sebagai pemimpin bangsa. Kader seperti beliau yang mesti menjadi contoh bagi kader PDI Perjuangan,” tutur Thomas.
Sekjen DPP PDI Perjuangan Dr. Ir. Hasto Kristiyanto, MM, dan Ketua DPP yang juga anggota DPR RI, dr. Ribka Tjiptaning
Menyerahkan Plakat dan Medali Kader Terbaik Thomas Sugiarto (foto istimewa)
Selama pendidikan, katanya, bekal yang diberikan pengajar PKP terkait perihal Sejarah dan AD/ART PDI Perjuangan, Kepartaian (organisasi), Metode Berpikir Bung Karno, Analisis Sosial dan Pemetaan Lapangan, Ideologi Pancasila 1 Juni, Revolusi Mental dan Trisakti.
“Dalam Revolusi Mental dan Trisakti, ada tiga hal yang patut diperhatikan. Sebagaimana dikatakan Bung Karno dalam pidato politiknya pada 17 Agustus 1965. Pertama, berdaulat di bidang politik; kedua, berdikari dalam ekonomi; dan ketiga, berkepribadian dalam budaya,” ungkap Thomas.
Thomas Sugiarto dan Tomy Suherman, tokoh muda NU Kabupaten Tangerang, berdiskusi perihal lintas suku dan agama di kawasan Banten
(foto istimewa)
Lebih jauh kader PDI Perjuangan asli Tangerang ini menegaskan, awal dari kemajuan bangsa, atau suatu daerah adalah identitas. Tanpa itu, bangsa atau daerah tidak akan dikenal oleh masyarakat dunia, susah berkembang dan sulit untuk maju.
“Rakyat Indonesia menjadi bangsa besar karena identitasnya, yakni bangsa yang memiliki ribuan pulau, ramah tamah, keragaman suku, agama, budaya dan bahasa. Identitas lain yang tak kalah pentingnya adalah toleransi,” pungkas pria yang kerap melakukan konsolidasi dengan para tokoh dan pemuda lintas suku dan agama di kawasan Banten.