Tutup Menu

Jenazah Dorce Disholatkan Dari Dalam Mobil

Rabu, 16 Februari 2022 | Dilihat: 315 Kali
Jenazah Dorce Gamalama Disholatkan dari Dalam Mobil (foto istimewa)
    
Penulis : H. Sinano Esha

JAKARTA –Tabloidskandal.com ll Semula oleh pihak Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Simprug jenazah Dedi Yuliardi Ashadi alias Dorce Gamalama tidak bisa dibawa ke rumah duka di kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur, mengingat penyebab kematiannya terpapar Covid-19.

Sesuai protokol kesehatan, jenazah akibat terpapar Covid-19 dari rumah sakit langsung dimakam. Tanpa harus melewati proses sebagaimana mestinya di rumah duka.

"Jenazah nggak bisa (dibawa pulang), nggak diizinin ke sana karena memang rumah sakit COVID-19 kan. Takutnya kenapa-kenapa juga," kata Hetty Soendjaya, salah satu kerabatat Dorce ketika dihubungi awak media, Rabu (16/2/2022).

Tapi akhirnya pihak RSPP Simpruk melunak, memberi izin jenazah Dorce disholatkan di Masjid Al Hayyu di Lubang Buaya. Masjid yang didirikan dan diwakafkannya kepada warga sekitar, sekaligus keinginan mendiang jika wafat minta disholatkan di masjid itu.

BACA JUGA: 
Terpapar Covid, Dorce Gamalama Meninggal Dunia


Meski begitu, jenazah tidak diperkenankan di bawa masuk ke dalam masjid, tapi tetap di dalam mobil ambulans. Setiba dari RSPP Simprug, para pelayat dan warga sekitar menyolatkan mendiang dengan tetap mematuhi Prokes, yakni jenazah Dorce berada di dalam kendaraan.

Tata Cara Lelaki

Usai disholatkan, jenazah dibawa ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bantar Jati Jakarta Timur dan dimakamkan satu liang lahat dengan saudara sepupunya. Hal itu seperti yang diungkapkan ustadz Anan Muhajir, pengurus Masjid Al Hayyu kepada jurnalis yang meliput.

"Almarhum ditumpuk dengan sepupunya yang sudah dimakamkan di sana. Karena memang semasa hidupnya beliau berdua dekat. Makanya keluarga sudah ikhlas di sana," kata Anan, Rabu (16/2/2022).


Prosesi Pemakaman Dorce Gamalama Sesuai Aturan Protokol Covid-19 (foto istimewa)


Menurut Anan, sebelumnya Dorce ingin dimakamkan dengan tata cara wanita, sebagaimana wasiatnya. Namun, setelah didiskusikan pihak keluarga, akhirnya disepakati dengan pemakaman sesuai kodratnya sebagai laki-laki.

Iringan jenazah Dorce tiba di TPU Bantarjati pada pukul 14.15 WIB. Beberapa keluarga mendiang nampak tak kuat menahan sedih ketika  jenazah dimasukan ke dalam liang lahat.

Prosesi pemakaman tetap mengikuti ketentuan protokol COVID-19. Hal ini mengingat meninggalnya Dorce dalam kondisi masih positif Covid-19. Beberapa petugas pemakaman terlihat mengenakan APD lengkap berwarna putih.

Sementara para repoter dilarang mendekat ke liang lahat, dibatasi dengan tali penyekat berjarak sekitar 6 meter dari prosesi pemakaman. 


Pimpinan Umum Tabloidskandal.com Taufik Rahman bersama Sahabat Kecilnya, Dorce Gamalama (foto Istimewa)

Pimpinan Umum Tabloidskandal.com Taufik Rahman, salah satu sahabat dekat mendiang ketika mereka masih bertempat tinggal di kawasan Kramat Sentiong, Jakarta Pusat. Dorce termasuk punya andil besar terhadap perkembangan organisasi wartawan yang diproklamirkan Taufik, yakni Ikatan Penulis Jurnalis Indonesia (IPJI).


“Mendiang selalu mensuport IPJI agar menjadi organisasi professional dalam mengangkat harkat martabat penulis dan jurnalis. Kebanggaan lain yang saya rasakan, sebagai artis mendiang selalu tampil pada acara yang di gelar IPJI. Tanpa bayaran, dan sekalipun acaranya di daerah,” papar Taufik mengenang sahabatnya itu.

Bagi keluarga besar IPJI, menurut Taufik, artis multitalen itu sudah tak asing lagi. Pada berbagai kegiatan organisasinya, Dorce selalu bercengkrama, dan tak menunjukan dirinya sebagai seniman besar.
 

Dapatkan Info Teraktual dengan mengikuti Sosial Media TabloidSkandal.com