,
21 Maret 2019 | dibaca: 83 Kali
Bupati Apresiasi News Kliping Karya Jurnalis Skandal
noeh21
Bupati Rembang memegang News Kliping Jurnalis Skandal
Rembang, Skandal

Setiap warga tentunya memiliki hak 
 kewajiban yang sama untuk memajukan Rembang sesuai kapasitas dan bidangnya masing-masing. Tindakan sederhana, seperti yang dilakukan Sutrisno, salah satu jurnalis Skandal yang menyusun karya News Kliping berisikan kumpulan berita Bupati Rembang periode 2014-2019.


Sutrisno, Jurnalis Skandal

News Kliping berisi 110 lembaran berita yang bersumber dari media cetak nasional, antara lain Jawa Pos dan Radar Kudus Biro Rembang. 

Lembaran berita itu berisi kiprah dan kinerja Bupati Rembang yang pernah tayang di media cetak dari berbagai bidang yakni; Ekonomi, Politik, Hukum, Sosial, Budaya, Pendidikan, Kesehatan, Olahraga, Kemanusian, dan Keagamaan.

Sutrisno mengatakan, sebagai Jurnalis yang menghadirkan berita, merasa prihatin menyaksikan lembaran-lembaran koran usang yang digunakan sekedar untuk pembungkus.

Padahal jika dicermati koran-koran itu berisi berita-berita penting yang bisa dijadikan sebagai referensi berbagai kalangan.

“Atas dasar itulah saya membuat kliping berita (News Kliping) bupati Rembang tentang kiprah atau kinerja bupati. Alhamdulillah mendapatkan apresiasi dari bupati,” katanya.

Ia mengaku, saat ini memiliki 3.500 lembar kliping berita dan opini yang masih dalam proses editing dan penjilidan. Ia berencana akan menggikutsertakan kliping hasil karyanya itu dalam pameran jurnalistik yang akan digelar Agustus mendatang.

“Ada berbagai kliping yang akan saya ikutkan. Salah satunya kliping opini yang berjudul, Butiran Pemikiran Kritis berisi 150 opini yang ditulis oleh berbagai tokoh. Saya optimis kliping ini semakin lama tentunya akan semakin berharga, karena akan diburu oleh pencari referensi dari berbagai kalangan,” tandasnya.  

Bupati Rembang H. Abdul Hafidz, S.Pd.i. menyampaikan, apresiasi dan terima kasihnya yang mendalam kepada jurnalis Skandal yang telah menyusun News Kliping sehingga dapat menjadi salah satu referensi dalam mengambil kebijakan.

“Selaku jurnalis memang harus ada upaya kreatifitas, untuk bagaimana mengembankan berita-berita ini bisa langsung diterima masyarakat tanpa melihat latar belakang. Artinya benar-benar berita yang bisa dipahami dan dipertanggungjawabkan,” kata Bupati Rembang saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (12/3).

Ia mengatakan, kliping terjilid karena bersumber dari koran Jawa Pos maka bisa dipertanggungjawabkan secara tektual maupun fakta. 

“Kalau ada pihak-pihak yang ingin mengomentari silahkan saja, saya tidak mempersalahkan, yang jelas ini merupakan penghargaan bagi kami, diliput dan dijilidkan. Ini akan menjadi opsi saya dalam mengambil kebijakan pada tahun-tahun yang akan datang,” tandasnya.  

Kepada rekan-rekan jurnalis Rembang Bupati berpesan, supaya jurnalis dapat memberikan pemberitaan yang seimbang tanpa memberikan tendensi apapun, benar-benar faktual dan bisa dipertanggungjawabkan.          (Sus / Tris /Rbg).
Berita Terkait
Berita Lainnya