tabloidskandal. com - Muba || Maraknya pengeboran minyak (illegal driling) di lahah perkebunan PT. Hindoli areal tanjung dalam dan mekar jaya kecamatan keluang kabupaten Musi banyuasin sehingga mengakibatkan seringnya terjadi kebakaran, Pencemaran Lingkungan akibat dari Limbah minyak, maraknya diduga peredaran Narkoba dilokasi pengeboran dan seringnya terjadi kerusuhan seperti pembunuhan yang terjadi di areal perkebunan Hindoli seakan pihak perusahaan diduga adanya pembiaran pengeboran tampah adanya pencegahan dari pihak perusahan yang areal HGU PT. Hindoli.
pengeboran tersebut berlokasi di Kobra 1, kobra 2, dan kobra 3 perkebunan dalam areal PT. Hindoli yang ditanam kelapa sawit dan sekarang masuk areal replanting, yang menjadi maraknya pengeboran Elegal driling. Lahan yang sudah puluhan tahun di tanami sawit oleh PT. Hindoli berdasarkan informasi dari pelaku elegal dring diduga lahan tersebut diluar izin HGU PT. Hindoli sedangkan lahan tersebut sudah ditanami pohon kelapa sawit yang sekarang sudah masuk masa Replanting.
Kegiatan pengeboran (Illegal driling) di dalam lokasi HGU PT. Hindoli namun tidak ada pencegahan dari pihak perusahaan, adanya pembiaran dan diduga Oknum-oknum di PT Hindoli ada menerima Fee tanah termasuk keluar dari areal Hindoli melewati portal scruity diduga membayar uang portal pada oknum penjaga bagi mobil pengangkut minyak hasil Ilegal driling.
Sala-satu Manajer ST PT. Hindoli Nanang saat dikonfirmasi melalui kontak whatsApp ke nomor 08538600XXXX untuk memintah hak jawabnya tentang kegiatan ilegal dring, diduga adanya Fee tanah, dan HGU PT. Hindoli yang diduga tidak berizin, namun sampai berita ini diterbitkan tidak mendapatkan jawaban.
Pelapor: Idris