Tutup Menu

Muhidin dan Menteri LH Hanif Kompak Hadapi Tantangan Pengelolaan Sampah Di Kalsel

Senin, 09 Desember 2024 | Dilihat: 307 Kali
    

Tabloidskandal.com – Banjarbaru || Rapat Koordinasi tentang Pengelolaan Sampah yang digelar di Gedung Dr. K.H. Idham Chalid, Kantor Gubernur Kalsel, Kamis (28/11/2024), menjadi momentum penting bagi Kalimantan Selatan. Plt. Gubernur Kalsel, H. Muhidin, dan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, bersinergi membahas strategi terbaik dalam menangani permasalahan sampah di wilayah ini.

Mengawali tugasnya sebagai Plt. Gubernur pasca-Pilkada, Muhidin memberikan sambutan hangat kepada Hanif Faisol Nurofiq, yang juga merupakan “Putra Banua” karena pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Kehutanan Kalsel. “Kehadiran Menteri Lingkungan Hidup yang berasal dari Banua ini membawa harapan besar untuk mendorong pengelolaan sampah dan lingkungan hidup di Kalsel ke arah yang lebih baik,” ujar Muhidin.

Hanif juga mengungkapkan komitmennya untuk mendukung penuh Banua. “Kunjungan ini adalah kunjungan pertama saya sebagai Menteri LH ke pemerintah provinsi. Saya ingin memastikan pengelolaan sampah di Kalsel dapat menjadi contoh yang baik,” katanya.

Dalam rapat, berbagai data tentang komposisi sampah Kalsel dipaparkan. Menurut Hanif, sampah sisa makanan mendominasi dengan persentase 39,40%. “Jenis sampah harus dibedakan antara perkotaan dan pedesaan karena masing-masing membutuhkan pendekatan yang berbeda,” tegasnya.

Muhidin menambahkan, ia telah menginstruksikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup untuk meninjau seluruh Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kalsel dan berkoordinasi dengan pimpinan daerah. “Mulai minggu depan, kita akan turun langsung melihat kondisi TPA di setiap kabupaten/kota,” ujarnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana, memaparkan tantangan utama pengelolaan sampah, seperti minimnya sarana prasarana, pola open dumping di sebagian besar TPA, dan rendahnya kesadaran masyarakat.

Sebelum rapat, dilakukan penanaman pohon di halaman Kantor Gubernur Kalsel. Agenda Menteri LH juga mencakup kunjungan ke TPA Cahaya Kencana di Kabupaten Banjar, Pusat Daur Ulang Loktabat Utara, serta Bank Sampah dan Sungai Martapura.

Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi persoalan sampah. Hanif pun mengundang seluruh kepala dinas lingkungan hidup se-Indonesia untuk hadir pada Rakornas Penyelesaian Sampah di Jakarta, 9 Desember 2024.

Hanif dan Muhifin sepakat bahwa pengelokaan sampah tidak hanya soal tecnologí,tetapi juga sinergi antara pemerintah pusat,daerah dan masyarakat.

Kita memiliki metodologi,tinggal bagaimana menguatkan koordinasi untuk bersama sama mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan,ujar Hanif.

Muhidin 0ptimis bahwa kolaborasi dengan Hanif dapat membawa perubahan signlfikan.Dengan dukungan Putra Banua,saya yakin Kalimantan Selatan dapat menjadi percontohan pengelolaan lingkungan yang lebih baik,pungkasnya.
(Adpim)

Dapatkan Info Teraktual dengan mengikuti Sosial Media TabloidSkandal.com