Tutup Menu

Kritik Pedas KPBU APJ Kota Cirebon

Selasa, 25 Agustus 2026 | Dilihat: 39 Kali
    
Tabloidskandal.com - Kota Cirebon || Kota Cirebon merupakan kota yang sangat padat penduduknya. Kota ini memiliki 5 kecamatan dan 22 kelurahan, dengan berbagai aktivitas, baik di bidang perniagaan maupun keagamaan, serta kunjungan wisatawan.

Pemerintah Kota Cirebon tengah merencanakan proyek besar terkait penerangan jalan. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa proyek tersebut direncanakan menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dengan nilai pembiayaan berkisar antara Rp16,5 miliar hingga Rp18 miliar selama 10 tahun.

Namun, perencanaan proyek tersebut hingga kini belum mendapatkan persetujuan dari legislatif Kota Cirebon.

Ketua Satria Pantai Partai Gerindra, Bapak Munadi, memberikan saran, masukan, serta mengingatkan seluruh anggota dewan di Fraksi Gerindra agar tidak terburu-buru memberikan persetujuan ketika pihak eksekutif menyerahkan draf KPBU APJ (Alat Penerangan Jalan) 

Menurutnya, seluruh anggota Fraksi Gerindra harus mengkaji secara matang dampak positif dan negatif dari rencana tersebut, terutama terhadap kepentingan masyarakat Kota Cirebon.

Ketua Satria Pantai Partai Gerindra, Bapak Munadi, mempertanyakan nilai pembiayaan yang berkisar antara Rp16,5 miliar hingga Rp18 miliar, terlebih dengan jangka waktu selama 10 tahun. Ia mempertanyakan apakah pembiayaan tersebut tidak akan membebani APBD Kota Cirebon di kemudian hari.

Munadi berharap pemerintah dan legislatif lebih mengedepankan kepentingan masyarakat Kota Cirebon yang lebih besar, terutama terkait persoalan BPJS yang banyak dinonaktifkan serta penggunaan Dana BOS untuk kepentingan sekolah.

Di sisi lain, masih terdengar keluhan dari sejumlah orang tua siswa yang merasa terbebani dengan biaya pembelian buku LKS (Lembar Kerja Siswa) di sekolah-sekolah.

Disampaikan pula agar seluruh anggota dewan di Fraksi Gerindra tidak sampai salah langkah dalam mengambil keputusan terkait rencana KPBU APJ tersebut, terutama ketika pembahasannya memasuki sidang paripurna.

Ketika Media Tabloidskandal.com menghubungi Ketua DPC Partai Gerindra, H. Eman Sulaeman, beliau menyampaikan bahwa Partai Gerindra belum dapat memberikan komentar apa pun terkait KPBU APJ untuk tahun 2027 karena pembahasannya masih terlalu prematur.

Masih menurut Ketua Satria Partai Gerindra, andaikan pengajuan draf KPBU APJ sudah berada di meja Fraksi Gerindra, apakah seluruh anggota dewan sanggup untuk menolaknya apabila hasil kajian menunjukkan adanya potensi beban bagi APBD dan masyarakat?

Harapan Bapak Ketua Satria Partai Gerindra adalah agar seluruh anggota dewan lebih mengedepankan kepentingan masyarakat Kota Cirebon yang lebih besar dalam setiap pengambilan keputusan.


Fajar Soleh (Bobi Ratam)
 

Dapatkan Info Teraktual dengan mengikuti Sosial Media TabloidSkandal.com