,
29 November 2018 | dibaca: 39 Kali
Monev Perdana Bengkel Numerasi
noeh21
Monev Perdana Bengkel Numerasi

Pasuruan, Skandal

Enam belas sekolah di Gugus 3 dan 4 Kecamatan Lekok hari ini dilakukan monitoring dan evaluasi perdana hasil mentoring KKG yang merupakan bagian dari program Bengkel Numerasi. 

Program “Bengkel Numerasi” ini merupakan angin segar bagi para guru dan kepala sekolah di Kecamatan Lekok. Ketua Gugus IV, Hadi Sanyoto mengungkapkan kegembiraannya atas kedatangan tim UNUSA dengan membawa program Bengkel Numerasi keseluruh SD di gugusnya

“Kami termasuk sekolah-sekolah yang beruntung karena ditunjuk oleh INOVASI dalam menjalankan program ini, memang siswa-siswa kami bermasalah dalam khususnya operasi hitung, ya calistung lah,” ungkap Hadi. Kamis, (29/11/2018).
 
Bukan hanya guru dan Kepala Sekolah yang senang dengan adanya program Bengkel Numerasi ini, Pengawas Sekolah yang bertugas pun sangat mendukung berjalannya program ini. 

“Hal ini terbukti dengan partisipasi seluruh pengawas sekolah yang juga tidak kalah antusisnya dengan guru dan kepala sekolah, ujar Pengawas Sekolah Hari Subagyo.

Hari berharap, Bengkel Numerasi ini nantinya dapat meningkatkan (1) mutu pembelajaran matematika di kelas, (2) nilai matematika siswa, dan (3) profesionalisme guru.

Sementara itu, Fifi Khoirul Fitriyah yang merupakan Pimpinan Proyek “Bengkel Numerasi”, mengungkapkan bahwa monev ini dilakukan sebagai bahan evaluasi pembelajaran yang selama ini dilakukan oleh guru baik kelas 1, 2, dan 3.

“Dan juga sebagai masukan bagi tim Unusa untuk merancang kebutuhan mentoring pada pertemuan KKG selanjutnya, sehingga diharapkan Inovasi-inovasi pembelajaran matematika dapat terus dilakukan,” tegas Fifi.

Dalam pelaksanaannya, Fifi menceritakan bahwa, ia merasa sangat terbantu dengan support seluruh pengawas sekolah, kepala sekolah kepada kami.

“Kegigihan dan semangat guru dalam belajar menambah keyakinan kami akan ketercapaian kesuksesan Bengkel Numerasi,” tandasnya.

Bengkel Numerasi merupakan program hibah kemitraan dari Pemerintah Australia melalui Inovasi Anak Sekolah Indonesia (INOVASI) yang salah satunya adalah bermitra dengan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA).

Dalam Bengkel Numerasi ini basis yang digunakan adalah model pembelajaran matematika berbasis PMRI (Pembelajaran Matematik Realistik Indonesia). (ari)
Berita Terkait
Berita Lainnya