,
23 Mei 2020 | dibaca: 545 Kali
Jalan Rusak Parah Akibat Angkutan Batu Bara, Pihak MMJ Kurang Respon.
noeh21
Muba, Skandal

Akibat guyuran hujan  yang sangat deras dari malam Jum,at sampai pagi Jum,at ( 22/05/20)  dan angkutan batu bara nonstop yang kapasitas mencapai 30 ton setiap kendaraan  Jalan di Desa Binti ale dusun 5 dan dusun 7 kecamatan Batang Hari Leko kabupaten Musi Banyuasin  bagaikan kubangan kerbau.

Kendaraan pengangkut Batu Bara yang lokasi tambangnya berada di kabupaten Muaratara dan  aktivitas angkutan batu bara melalui jalan di kabuoaten Muba sehari semalamnya lebih dari 300 kendaraan bahkan info yang di dapat mencapai 500 kendaraan bermuatan 30 ton.




Eko sala- satu warga yang sedang melintas di jalan tersebut mengatakan sangat sulit sekali untuk menempu jalan di desa binti ale di karnakan tadi malam dan sampai pagi ini hujan turun sangat deras sekali belum lagi mobil pengangkut batu bara yang sangat besar dengan muatan penuh melintas di jalan ini, jadi jalannya bertambah hancur sulit kami untuk lewat  , sedangkan pihak perusahaan batu bara terkesan lambat memperbaiki," ungkapnya.

Kades Bintiale Sunarto saat di konfirmasikan melalui whatsApp membenarkan kalau jalan tersebut rusak parah karna dari tadi malam hujan turun sangat lebat sampai pagi ini.

saya sudah meminta pada pihak perusahaan batu bara agar menurutkan alat berat untuk memperbaikinya, agar masyarakat dapat melalui dan beraktifitas," jelasnya.

Lanjut kades apa bila jalan poros desa Bintiale itu tidak di perbaiki secara maksimal, maka semua kendaraan perusahaan yang melewati / mengankut material perusahaan akan di stop dulu,.

sala-satu warga yang bertempat tinggal di dusun 7 desa bintiale mengatakan pekerjaan perbaikan jalan ini kurang maksimal, sehingga masyarakat desa bintiale dan sekitar sini terhambat," ungkapnya 

Sementara itu sala-satu pengurus MMJ  Guteng pihak perusahaan pengangkut  Batu bara yang melalui jalan tersebut saat di konfirmasikan  melalui whatsApp nya ke nomor 0821 7777 7 XXX menanyakan  permasalahan rusaknya jalan di desa Bintiale  mengatakan untuk menghubungi Team lapangan pak Yitno dengan memberikan nomor 0887 8539 5XXX namun saat di SMS tidak ada jawabannya , ( dris)
Berita Terkait
Berita Lainnya