,
05 November 2019 | dibaca: 1190 Kali
Elaktabilitas 20 Persen Untungkan Firdaus Lawan Petahana Mura
noeh21
Firdaus C

Musi Rawas Skandal, 

Hasil survei Raflesia  Riset Parameter untuk kader Partai Golkar Firdaus Ceolah sebagai sosok pemimpin Kabupaten Musi Rawas pada tahun 2020 mendatang sangat menguntungkan. Hasil survei yang dikeluarkan awal November 2019, menempatkan elektabilitas Firdaus Ceola mencapai 20%.

"Ini sangat menguntungkan dan meyakinkan saya untuk maju menjadi calon Bupati pada Pilkada tahun 2020 mendatang," ujarnya terkait elektabilitasnya mencapai 20 persen.

Menurutnya, hasil survei 20% adalah modal awal baginya untuk menentukan sikap maju atau tidaknya sebagai calon Bupati mendatang.

Dalam waktu dekat, sebelum tahun 2020 partai Golkar akan menentukan momen yang tepat untuk deklarasi. "Yang jelas saat ini kita terus melakukan komunikasi kepada tokoh politik, tokoh masyarakat dan tokoh agama," ungkapnya.

Setelah deklarasi nanti, lanjutnya,  tinggal menaikkan elektabikitas. Namun kewenangan menentukan ada di Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar, yang biasanya mengutamakan  kader Golkar sendiri untuk maju menjadi Cabup.

Untuk Pilkada Sumatera Selatan sendiri berdasar perolehan suara di Tujuh Kabupaten/kota Golkar menguasai parlemen. Untuk Pilkada 2020, Ketua DPD Alek Noerdin sudah menekankan dan menargetkan 5 Bupati di Lima (5) Kabupaten.

"Serius atau tidaknya menjadi calon bupati, pasti saya serius. Buat apa kita melakukan survei kalau tidak serius. Sementara untuk pasangan, kita tetap memikirkan suku, etnis, komunitas dan gender," tuturnya.

Berdasar tingkat kepuasan masyarakat terhadap Pertahana, hasil survei yang diperoleh hanya 35 persen."Itu artinya ada problem dalam pola kepemimpinan incumbent sekarang. Ke depan perlu leader strong untuk kemajuan Musi Rawas," tuturnya.

"Saya bertekat maju pada Pilkada mendatang. Untuk politik di Mura sifatnya dinamis soal nomor satu dan dua kita lihat nanti,” Firdaus mengakhiri.(***)
Berita Terkait
Berita Lainnya