Tutup Menu

Peringati Hari Otonomi Daerah ke-30 dan Hari Pendidikan Tahun 2026

Sekdaprov Kalsel Pimpin Apel Gabungan

Kamis, 14 Mei 2026 | Dilihat: 121 Kali
    
 
Tabloidskandal.com - Banjarbaru || Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel H. Muhammad Syarifuddin, bertindak sebagai pembina upacara dalam apel gabungan memperingati Hari Otonomi Daerah ke-30 dan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026 di halaman Kantor Gubernur Kalsel, Banjarbaru, Senin (4/5/2026).
 
Apel yang diikuti jajaran Forkopimda Kalsel, Bupati/ Walikota se Kalsel, para pimpinan SKPD lingkup Kalsel, ASN, guru, dan pelajar SMA, SMK sederajat serta ini berlangsung khidmat.
 
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam menyelaraskan arah pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di Kalsel.
 
Dalam sambutannya, Gubernur Kalsel, H. Muhidin yang dibacakan Sekdaprov Kalsel, M. Syarifuddin pada kesempatan tersebut, disampaikan bahwa tema Hari Otonomi Daerah 30 tahun 2026 adalah “Dengan Otonomi Daerah, Kita Wujudkan Astacita”, yang mencerminkan semangat kemandirian daerah dalam mengelola potensi serta memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat.
 
“Sinkronisasi antara Pemerintah Pusat dan Daerah menjadi kunci. Tanpa keselarasan tersebut, program yang dijalankan tidak akan efektif dan tidak tepat sasaran,”. Ujar Gubernur H. Muhidin.
 
Pemerintah daerah juga didorong untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, terutama dalam menghadapi tantangan global seperti ketahanan pangan, energi, dan pengelolaan sumber daya air.
 
Selain itu, pertumbuhan ekonomi inklusif melalui penciptaan lapangan kerja, penguatan kewirausahaan, serta dukungan terhadap UMKM menjadi fokus utama pembangunan.
 
Dalam kesempatan itu, turut disampaikan capaian membanggakan Pemerintah Provinsi Kalsel yang meraih penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri dengan status Kinerja Tinggi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.
 
“Penghargaan ini merupakan bukti bahwa arah pembangunan yang kita jalani sudah berada pada jalur yang benar,” lanjutnya.
 
Tak hanya itu, Kalsel juga disebut sebagai provinsi dengan kinerja terbaik di luar Pulau Jawa, sekaligus akan kembali menerima apresiasi dari pemerintah pusat dalam waktu dekat.
 
Sementara itu, peringatan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh setiap 2 Mei dimaknai sebagai momentum refleksi untuk memperkuat kualitas pendidikan.
 
Pemerintah menekankan pentingnya memperluas akses pendidikan, meningkatkan mutu pembelajaran, serta memperkuat peran guru sebagai agen perubahan.
 
“Pendidikan tidak boleh berhenti pada capaian administratif, tetapi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh peserta didik dan masyarakat,” tegasnya.
 
Selaras dengan visi Astacita yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, pendidikan menjadi fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, tangguh, dan berdaya saing.
 
Mengakhiri sambutan, pemerintah mengajak seluruh elemen untuk terus memperkuat pelayanan publik serta mewujudkan pendidikan yang bermutu bagi semua.
 
“Selamat memperingati Hari Otonomi Daerah dan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026. Mari kita jalankan otonomi daerah dengan arah yang jelas dan menghadirkan pendidikan sebagai pondasi masa depan bangsa,” tutupnya.
 
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Sekdaprov Kalsel, H. M. Syarifuddin memberikan apresiasi kepada insan pendidikan berprestasi serta menyalurkan dukungan nyata bagi sektor pendidikan.
 
Sejumlah capaian tingkat nasional hingga internasional diumumkan, di antaranya penghargaan Juara Terfavorit Kepala Sekolah Apresiasi GTK Tingkat Nasional 2025 yang diraih Salmah, S.Pd., Kepala SLB Negeri Pembina Kota Banjarbaru.
 
Kemudian, Juara 1 Seleksi Duta Teknologi Tingkat Nasional 2024 oleh Wiwit Wulandari, S.Pd., guru SMAN 2 Martapura, serta Juara 1 Lomba Nasional Pioneer Pembelajaran Inovatif Pemanfaatan AI oleh Amnah Ridawati, S.Pd., guru SMKN 1 M 
 
(Sumber Biro admin Kalsel)

Dapatkan Info Teraktual dengan mengikuti Sosial Media TabloidSkandal.com