,
12 Juni 2020 | dibaca: 326 Kali
Sebelum Pulang Mondok, Santri-Santriwati Ikuti Rapid Test Gratis Dinas Kesehatan Kubu Raya.
noeh21

Kubu Raya, Skandal

Setelah sembilan Santri asal Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat kembali ke Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar Pasuruan Jawa Timur. Hari ini tujuh orang Santri kembali lakukan Rapid Test yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan sebagai persyaratan kembali ke daerah tempat Santri - santriwati menuntut Ilmu, Jumat 12.06.2020

Rapid Test yang dilaksanakan Dinas Kesehatan bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kubu Raya.

Kepala Dinas Kesehatan Kubu Raya H Marijan, S.Pd, M.Kes mengatakan kegiatan Rapid test dalam rangka skrining Covid 19 dilakukan bagi Santriwan-santriwati Kab. Kubu Raya yang akan kembali menempuh pendidikan di Pondok Pasantren Jawa.

“Kegiatan ini gratis difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Kalbar dan  Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya, kegiatan Rapid test dilaksanakan sesuai jadwal yang sudah ditentukan termasuk jumlah peserta yg dibatasi secara bergantian agar tetap memenuhi protokol kesehatan,” terang Marijan.

Kepala Dinas Kesehatan Kubu Raya menjelaskan fasilitasi Rapid Test ini adalah bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Terhadap Para Santri-santriwati asal Kabupaten Kubu Raya.

Sementara itu Salah satu Satgas NU Peduli Cegah Covid-19 Kabupaten Kubu Raya, Ulil Absor  yang juga Ketua Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU) Kabupaten Kubu Raya mengatakan mengapresiasi atas kepedulian Pemda Kubu Raya yang telah memfasilitasi Kegiatan Rapid Tes untuk Santri yang akan pulang ker Ponpesnya masing-masing.

“Dari Data Kami Santri-santriwati yang ada di Kabupaten Kubu Raya ini ada ribuan, tetapi memang tidak serentak kembali ke Pondok Pesantrennya, mudah-mudahan semua santri-santriwati dapat terfasilitasi Rapid Tesnya Oleh Pemda Kubu Raya,” ungkap Ulil.

Ulil mengatakan yang sudah melapor akan mengikuti Rapid Test sudah mencapai 300 an Santri dengan jadwal keberangkatan melalui Bandara Supadio sesuai jadwal penerbangannya masing-masing.

Ulil Absor yang juga Ketua IPNU Kab Kubu Raya ini mengapresiasi penanganan Rapid tes dari Pemda Kubu Raya dalam hal ini Dinas Kesehatan yang telah memberikan Pelayanan terbaiknya untuk Santri-santriwati Asal kabupaten Kubu Raya.

“Saya Atas nama Satgas NU Peduli Pencegahan Covid-19 mengucapkan Terimakasih Kepada Bapak Gubernur Kalbar, Bupati Kubu Raya, Kepala Dinas Kesehatan baik Provinsi Maupun Kabupaten Kubu Raya atas perhatiannya kepada kami,” imbuh Ulil.

Diperkirakan Jadwal Kepulangan Santri-santriwati akan sampai bulan Agustus dengan gelombang rombongan masing-masing Pondok Pesantren yang tersebar dari Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat. (tim liputan/RH)
Berita Terkait
Berita Lainnya