,
17 Mei 2020 | dibaca: 164 Kali
Langkah Cepat Polda Kalbar Adakan Pertemuan Dengan Tokoh Masyarakat, Luruskan Informasi Tentang Kejadian Di Pontianak Utara
noeh21


​​​​​​Pontianak, Skandal

Kapolresta Pontianak Kota Kombes Pol Komarudin,S.I.K, M.M melaksanakan press release terkait penganiayaan ringan kepada sekelompok anak yang membangunkan sahur di jalan Gusti Situt Mahmud Pontianak Utara, minggu (17/5).

Di dunia maya beredar video kondisi korban luka tembak, namun faktanya kejadian tersebut bukan terjadi di Pontianak Utara, dalam press release Kapolresta menjelaskan tentang kronologi kejadian yang terjadi di Pontianak Utara.



 
” Pelaku berinisial ML, saat mau istirahat mendengarkan sekelompok anak yang memainkan musik untuk membangunkan sahur, merasa iseng saat melihat keluar, dia mengambil alat ketapel dan melotarkan sebanyak tiga kali dan mengenai anak anak tersebut,” ujar Kombes Pol Komarudin, S.I.K, M.M.

Bukan penembakan menggunakan senjata namun menggunakan ketapel dengan peluru terbuat dari gotry, 2 orang anak mengalami luka memar.

“Korban sebanyak 2 orang mengalami luka ringan dan kasus sedang kami tangani,” ujarnya.

Lanjutnya “Agar masyarakat lebih bijak menyikapi permasalahan tersebut terutama terhadap isu-isu yang berkembang, saat ini pelaku sudah kita amankan dan menjalankan proses penyidikan,” ungkapnya.
 
“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak terprovokasi oleh isu isu yang beredar, adanya luka tembak, itu kejadian di TKP lain dan bukan terjadi di Kota Pontianak, saat ini situasi terkendali dan kasus sedang kami tangani,” jelasnya.

“Kami akan menyelidiki yang menyebarkan informasi bohong, informasi-informasi yang memprovokasi, karena faktanya saat ini kasus sedang kita tangani, percayakan kepada proses hukum yang berlaku bagi yang masih coba-coba memprovokasi dengan kejadian ini dikaitkan dengan kejadian di tempat lain akan kita proses,” pungkasnya. (RH).
Berita Terkait
Berita Lainnya